Jumat, 24 April 2026

Berita Malang Raya

Perampok Satroni Kos Cewek di Kota Malang, Ancam Korban dengan Palu dan Pisau

Sebuah rumah kos putri yang terletak di Jalan Warinoi Dalam Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing Kota Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polsek Blimbing Malang
Jaket dan keris yang ditinggalkan oleh pelaku perampokan. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Sebuah rumah kos putri yang terletak di Jalan Warinoi Dalam Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing Kota Malang disatroni perampok, Minggu (7/5/2023) dini hari.

Diketahui, korban perampokan tersebut merupakan seorang mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) berinisial LS (19).

LS menjelaskan, kejadian perampokan itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

"Ketika itu, saya tidur di dalam kamar dan posisi pintu tertutup sebagian. Kemudian, saya merasa ada seseorang masuk ke dalam kamar," tuturnya.

Awalnya, ia mengira teman kos mau pinjam barang atau sesuatu.

"Ternyata, yang masuk ke dalam kamar adalah seorang pria sambil menggeledah tas saya," ujarnya saat ditemui, Senin (8/5/2023).

Melihat hal tersebut, korban langsung spontan berteriak maling. Namun, pelaku langsung menodong korban dengan palu dan pisau.

"Pelaku langsung menodong dengan palu dan pisau, sambil berkata mengancam kalau enggak diam maka besok kamu saya bunuh," tambahnya.

Dibalut rasa ketakutan, korban pun menuruti. Dan tidak lama kemudian, pelaku kabur turun ke lantai satu dan langsung berlari keluar rumah kos sambil membawa HP Samsung A7 milik korban.

"Setelah pelaku kabur, saya langsung teriak minta tolong ke penghuni kamar sebelah. Dan sepertinya pelaku ini panik ketahuan, karena di dalam tas saya itu ada dompet serta laptop juga, tetapi yang diambil hanya HP Samsung A7," bebernya.

Sebagai informasi, bangunan rumah kos tersebut memiliki tiga lantai. Dan kamar korban ini, berada di lantai dua.

Setelah kondisi aman, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak RT dan RW serta Babinsa setempat.

Dari hasil pengecekan kondisi rumah kos, diketahui pelaku masuk dengan cara melompat lewat sela-sela pagar depan. Setelah itu, pelaku mencongkel jendela teras lalu masuk ke dalam.

"Ketika di dalam, pelaku mengacak-ngacak kamar kosong yang berada di lantai satu. Dan saat berada di lantai satu ini, pelaku meninggalkan barang bukti berupa jaket parasit warna abu-abu merah dan sebuah keris kecil. Karena tidak menemukan barang berharga apapun, pelaku naik ke lantai dua dan mengarah ke kamar saya," terangnya.

LS menambahkan, untuk ciri-ciri pelaku yaitu tinggi dan kurus, berusia sekitar 25 tahun, serta memakai topi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved