Berita Malang Raya
Kehadiran Jaminan Sosial di Kampung Warna-warni Jodipan Kota Malang
Keberadaan kampung tematik di Kota Malang tidak sekadar mendorong tingkat kunjungan wisatawan
Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, MALANG - Keberadaan kampung tematik di Kota Malang tidak sekadar mendorong tingkat kunjungan wisatawan, tetapi juga telah meningkatkan kesadaran sosial warganya.
Masyarakat di Kampung Warna-warni Jodipan telah memiliki kesadaran untuk tidak buang sampah ke sungai.
Mereka juga belajar bersikap ketika menerima tamu wisatawan yang datang.
Suatu hal yang tidak pernah terjadi sebelumnya jika melihat kondisi Jodipan satu dekade ke belakang.
Ketua Kelompok Sadar Wisata Kampung Warna-warni Jodipan, Agus Qodar menjelaskan, meningkatkan kesadaran masyarakat berkat berubahnya kampung menjadi tujuan wisata.
Tiket wisata senilai Rp 5.000 telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
Dari tiket itu, sebagian keuangan yang dikelola untuk membantu warga yang sakit.
Pengurus Kampung Warna-warni Jodipan memberikan bantuan senilai Rp 500 ribu ke warga yang sakit agar bebannya tidak terlalu berat.
Bantuan juga diberikan kepada warga yang berduka.
"Bantuannya antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Jika kondisi ekonominya memang sulit, bantuannya mencapai Rp 1 juta," ujar Agus, Senin (1/5/2023).
Jaminan yang diterima masyarakat tidak itu saja, masyarakat di Kampung Warn-warni Jodipan juga telah dibebaskan biaya iuran sampah, keamanan, layanan kesehatan dan sebagainya.
Jaminan itu bersumber dari dana tiket yang dikelola oleh pengurus.
Agus mengatakan, perubahan sosial di Kampung Waran-warni Jodipan setelah menjadi tujuan wisata sangat besar.
"Dampak bagi masyarakat, lumayan bagus. Selama ini masyarakat terbantu dengan adanya Kampung Warna-warni Jodipan. Semua iuran seperti uang sampah, kemanan dan lainnya, itu ditangani oleh pengelola. Hanya ada satu syarat, ketika semuanya ditanggung, masyarakat jangan buang sampah di aliran sungai. Jaga kebersihan dan sopan santun," kata Agus.
Jaminan sosial itu telah mendorong perilaku masyarakat Kampung Warna-warni Jodipan lebih terbuka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Wisaat-libur-lebaran-200-hingga-300-orang-per-hari.jpg)