Rabu, 15 April 2026

Bacaan Dzikir Petang Latin Lengkap dengan Terjemahan

Berikut bacaan dzikir petang latin lengmap terjemahan Indonesia yang dikenal dengan Wirdul Latif.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Canva
Ilustrasi - membaca dzikir 

SURYA.CO.ID - Bacaan Dzikir Petang dapat dibaca setelah Sholat Ashar hingga waktu malam.

Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU), Bacaan Dzikir Petang dikenal juga dengan sebutan Wirdul Latif Petang.

Pentusun Bacaan Dzikir Petang adalah disusun oleh Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad.

Terdapat Bacaan Dzikir lainnya, yang dibaca pada waktu pagi hari.

Berikut Bacaan Dzikir Petang selengkapnya, untuk amalan doa agar dihindarkan dari segala hal yang buruk.

Baca juga: Dzikir dan Wirid Setelah Sholat Subuh, Lengkap Arab, Latin, Terjemahan

Bacaan Dzikir Petang Latin dan Terjemahan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، اللَّهُ الصَّمَدُ، لَمْ
يَلِدْ وَلَمْ يُولَذْ، وَلَمْ يَكُنْ لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ×۳

Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i). Qul huwallâhu ahad(un), Allâhush-shamad(u), lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakun lahu kufuwan ahad(un). 3 kali

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah (wahai Muhammad): "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah Dzat yang menjadi tumpuan segala permohonan. Ia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada siapa pun yang sebanding dengan-Nya. (QS Al-Ikhlas). (3x)


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِ مَا خَلَقَ، وَمِنْ شَرِ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَمِنْ شَرِّ النَّفثتِ فِي الْعُقَدِ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ×۳

Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i). Qul a`ûdzu birabbil-falaq(i), min syarri mâ khalaq(a), wa min syarri ghâsiqin idza waqab(a), wa min syarrin-naffatsâti fil-`uqad(i), wa min syarri hâsidin idzâ hasad(a). 3 kali

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah (wahai Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang menciptakan cahaya subuh. Dari kejahatan makhluk-makhluk yang la ciptakan. Dari kejahatan malam apabila telah gelap gelita. Dari (ahli-ahli sihir) yang menghembus pada simpul-simpul ikatan. Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia melakukan kedengkiannya. (QS Al-Falaq) (3x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ، مِنَ
الجنَّةِ وَالنَّاسِ × ۳

Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i). Qul a`ûdzu birabbin-nâs(i), malikin-nâs(i), ilâhin- nâs(i), min syarril-waswâsil-khannâs(i), alladzî yuwaswisu fi shudûrin-nâs(i), minal jinnati wan- nâs(i). 3 kali

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Katakanlah (wahai Muhammad): "Aku berlindung kepada Tuhan pemelihara manusia. Yang Menguasai manusia. Tuhannya manusia. Dari kejahatan pembisik penghasut yang timbul tenggelam. Yang melemparkan bisikan dan hasutannya ke dalam hati manusia. Dari kalangan jin dan manusia." (QS An-Nas) (3x)

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved