Rabu, 22 April 2026

Berita Surabaya

Beralasan Gaji Kecil, Pemuda di Surabaya Bobol Minimarket Tempatnya Bekerja, Begini Modusnya

Beralasan terdesak kebutuhan hidup sehari-hari, bujang asal Simokerto, Kota Surabaya, nekat membobol minimarket tempatnya bekerja.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Luhur Pambudi
Kapolsek Jambangan Polrestabes Surabaya, Kompol Budi Waluyo menunjukan tersangka pembobol minimarket, Senin (10/4/2023). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kelakuan Dirgantoro Waskito (24) seorang karyawan bagian kasir sebuah minimarket di Jalan Raya Bibis Karah No 101, Jambangan, Kota Surabaya, memang tak terpuji.

Diberi kepercayaan oleh atasannya dengan memegang kunci cadangan untuk mengelola minimarket, bukannya dilaksanakan sepenuh hati.

Bujang asal Simokerto, Surabaya itu malah berbuat lancung. Ia nekat menyalahgunakan kepercayaan tersebut, dengan mencuri beberapa barang dagangan.

Aksi pencuriannya di tempat kerjanya sendiri, ternyata sempat terekam kamera CCTV.

Dirgantoro ditangkap Tim Antibandit Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya, setelah sempat buron beberapa hari.

Kapolsek Jambangan Polrestabes Surabaya, Kompol Budi Waluyo mengatakan, tersangka membobol minimarket tempat kerjanya sendiri pada Sabtu (11/3/2023), sekitar pukul 23.30 WIB. 

Tersangka beraksi beberapa jam, setelah minimarket berhenti jam operasionalnya atau tutup pada malam hari.

Modusnya, memanfaatkan kunci duplikat rolling door dan kunci tabung.  Dirgantoro berhasil merangsek masuk ke dalam minimarket, tanpa menimbulkan kecurigaan warga sekitar.

Menurut Waluyo, alarm keamanan bangunan minimarket sempat menyala, saat tersangka merangsek masuk.

Namun, tersangka hafal celah kelemahan keamanan di bangunan minimarket tersebut, Dirgantoro berhasil melumpuhkan kerja alat alarm keamanan tersebut.

Waluyo mengatakan, pihaknya berhasil menyita sejumlah barang bukti, mulai dari seragam kerja tersangka, jaket zipper hoddie, sepeda motor Honda Vario sebagai sarana, sebuah haoe, uang sekitar satu juta rupiah dan rekaman CCTV.

"Dia mencuri beberapa slop rokok, dan pampers atau popok bayi. Dia tidak dapat mengelak. Sudah dua kali (pengakuannya)," ujarnya, Senin (10/4/2023).

Sementara itu, tersangka Dirgantoro Waskito mengatakan, dirinya mencuri 10 slop rokok dan satu kardus pampers.

Semua barang curian tersebut, sengaja dijual kembali pada sales barang kelontong di Kota Surabaya.

Seraya menundukkan kepala, Dirgantoro mengaku, sengaja mencuri barang dari minimarket tempatnya bekerja karena khilaf dan terdesak kebutuhan hidup sehari-hari.

"Cuma popok bayi 1 kardus, dan rokok. Rokok saya jual kembali ke sales. Popok saya jual. Saya kepepet, khilaf. Ya buat kebutuhan sehari-hari. Gaji kecil, iya kurang," ungkap Dirgantoro.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved