Berita Jember
3 Mahasiswa Unej Juara Lomba Desain Jembatan Internasional di Singapura
Tiga Mahasiswa Unej meraih juara pertama dalam ajang Bridge Design Competition 2023 yang digelar oleh Nanyang Technological University Singapura.
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | JEMBER - Aswintama Akbar Pangestu, Abdillah Tirta dan Steven Heri Yulianto berhasil meraih juara pertama dalam ajang Bridge Design Competition 2023 yang digelar oleh Nanyang Technological University Singapura.
Ketiga mahasiswa dari Universitas Jember (Unej) ini tergabung dalam tim Logawa Trizyandru saat kompetisi desain Jembatan Internasional tersebut,
Mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Unej ini mewakili Indonesia, dalam lomba desain jembatan Trizyandru yang diikuti oleh 135 peserta dari negara Malaysia, Vietnam, Thailand dan Singapura.
Lebih istimewanya lagi, pelajar dari Kampus Tegalboto Jember ini membuat Indonesia memborong gelar juara dari peringkat pertama hingga kelima di ajang kompetisi internasional tersebut.
“Alhamdulillah, prestasi ini buah dari kerjasama dan kekompakan kawan-kawan di Program Studi Teknik Sipil FT Universitas Jember,"Aswintama Akbar Pangestu sambil tertawa lepas bersama dua koleganya.
Menurutnya, keberhasilan lomba desain Jembatan ini, merupakan hadiah Hari Raya Idul Fitri, serta berkah Ramadan 1444 Hijriah yang, dapat dipersembahkan kepada Unej.
"Sehingga kami bisa meraih juara pertama. Hadiah dua ribu dollar Singapura bisa buat berlebaran,” kata mahasiswa yang akrab disapa Aswin ini.
Aswin mengaku bangga bisa meraih juara satu kompetisi di bidang Keteknikan Sipil ini, mengingat ketika turnamen berlangsung, saingan beratnya bukan dari tim dari luar negeri, tetapi mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI).
"Seperti tim dari Universitas Indonesia baru saja menjuarai PIMNAS 2022 lalu, tim Universitas Brawijaya adalah pemegang juara pertama Lomba Kompetisi Jembatan Indonesia tahun 2022, termasuk tim dari Institut Teknologi Bandung yang langganan juara di berbagai event,"paparnya.
Namun , kata Aswin, hal itu tidak membuat minder mahasiswa dari Kampus Jawa Timur bagian Timur, untuk memenangkan Bridge Design Competition 2023 di Nanyang Technological University Singapura.
"Disusul tim Universitas Indonesia di posisi kedua dan tim Institut Teknologi Bandung yang membawa pulang juara ketiga,"tuturnya..
Sementara itu Abdillah Tirta, menjelaskan tim kampus Tegalboto bisa memenangkan kompetisi internasional tersebut. karena dewan juri menilai desain jembatan itu berbiaya murah, tetapi memiliki struktur yang kuat dan efisien serta ramah lingkungan.
"Dan yang terpenting sesuai dengan standar dan aturan pemerintah Singapura. Selain itu desain jembatan tadi memiliki estetika yang bagus, bahkan dewan juri memberikan nilai 3,5 dari maksimal 5 poin," imbuhnya.
"Sementara tim lainnya rata-rata hanya mendapatkan nilai 1 untuk estetika. Kedua, dewan juri menilai struktur jembatan Trizyandru sudah sesuai dan dapat diaplikasikan dengan kondisi nyata," urainya.
Senafas dengan hal tersebut , Steven Heri Yulianto mengungkapkan dari seluruh lomba yang pernah diikuti. Kata dua, mungkin Bridge Design Competition ini yang paling menguras pikiran dan tenaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/hasil-desain-jembatan-mahasiswa-unej.jpg)