Piala Dunia U 20

Piala Dunia U-20 di Indonesia Batal, Wali Kota Eri Cahyadi: Pembibitan di Surabaya Tetap Jalan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri) memberikan tanggapan soal keputusan FIFA yang membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
Istimewa untuk Surya.co.id
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kedua dari kiri), didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (ketiga dari kiri), dan Wakil Ketua PSSI Jatim Amir Burhanuddin (kiri) saat melakukan kunjungan dan pemeriksaan ke Stadion gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (15/10/2022). Stadion GBT Surabaya jadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2023. Namun, Fifa membatalkan gelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia karena polemik penolakan Timnas Israel. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri) memberikan tanggapan soal keputusan FIFA yang membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Saat ini, Cak Eri masih belum mendapatkan informasi resmi dari pemerintah pusat maupun PSSI.

"Kami hanya menunggu. Sampai hari ini menunggu keputusan dan pemberitahuan dari pemerintah (pusat)," kata Cak Eri dikonfirmasi Rabu (29/3/2023).

Surabaya seharusnya akan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20.

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya menjadi satu di antara sejumlah stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan even internasional ini.

Sekalipun demikian, Cak Eri menegaskan belum mendapatkan informasi resmi pembatalan tersebut.

"Kita kan sebagai tempat venue (Piala Dunia U20). Sehingga, kita menunggu dari pemerintah dan PSSI," katanya.

Pun dengan adanya keputusan FIFA soal pembatalan Piala Dunia U-20 tersebut, Cak Eri memastikan gairah masyarakat Surabaya terhadap sepakbola tak akan berkurang.

Sebaliknya, masyarakat Surabaya akan tetap mencintai olahraga ini.

Pemkot Surabaya pun akan terus mendukung keberlangsungan sepakbola di Kota Pahlawan.

Tak hanya dengan penyediaan fasilitas sepakbola bertaraf internasional, pemkot juga berkomitmen melahirkan banyak atlet sepakbola berkualitas.

Para pemain asal Surabaya telah terbukti mengharumkan nama Surabaya di even Nasional.

Bahkan, tak sedikit pula yang saat ini menjadi punggawa di tim nasional. 

"Tapi meskipun kami menunggu, kami tetap akan melakukan pembibitan di Kota Surabaya," tegas mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

"Sebab Surabaya terkenal dengan sepak bola, sehingga kami tidak pernah berhenti menciptakan talenta muda yang ada di Kota Surabaya," katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved