Rabu, 8 April 2026

Berita Pasuruan

PBNU Sikapi Positif Erick Thohir Jadi 'Juara' Cawapres Versi 2 Lembaga Survey

cawapres pilihan tertinggi adalah Erick Thohir dengan 22,9 persen. Lalu disusul Khofifah Indar Parawansa (15,8 persen).

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya/galih lintartika
Wakil Sekjen PBNU, Sulaeman Tanjung. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi posisi Menteri BUMN, Erick Thohir yang mendapatkan peringkat tertinggi sebagai kandidat calon wakil presiden (wapres) versi dua lembaga survey, Indo Barometer dan Indikator Politik Indonesia.

“Sebagai sesama kader NU, kami tentu berbangga dan mengapresiasi atas hasil survey Pak Erick Thohir,” kata Wakil Sekjen PBNU, Sulaeman Tanjung, Senin (27/3/2023) siang sesuai dengan rilis yang diterima.

Erick Thohir merupakan bagian dari NU, selain lahir dan besar dari keluarga NU. Erick beberapa waktu lalu juga dipercaya menjadi Steering Committee (SC) puncak rangkaian Harlah 1 Abad NU.

Erick juga tercatat sebagai anggota aktif Banser dan pernah mengikuti pelatihan kader Banser. “Survey Pak Erick meningkat tentu karena kualitas dan kinerjanya. PBNU mendoakan yang terbaik bagi Pak Erick. Mudah-mudahan bermanfaat bagi bangsa,” ujar Sulaeman.

Sekadar diketahui, hasil survey terbaru Indo Barometer dan Indikator Politik Indonesia menunjukkan Erick Thohir sebagai kandidat calon wakil Presiden teratas. Di saat elektabilitas calon lain menurun, elektabilitas Ketua Umum PSSI itu justru naik.

Menurut Indo Barometer, cawapres pilihan tertinggi adalah Erick Thohir dengan 22,9 persen. Lalu disusul Khofifah Indar Parawansa (15,8 persen). “Salah satu alasan yang terlihat menonjol dari hasil survey adalah penilaian kepada Erick Thohir sebagai salah satu menteri dengan kinerja terbaik menurut publik," kata peneliti Indo Barometer, Qodari di Hotel Harris, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2023).

Survei Indo Barometer dilakukan pada 12-24 Februari 2023. Survey digelar di 33 provinsi yang melibatkan 1.230 responden. Sedangkan lembaga Indikator Politik menemukan bahwa dari simulasi 18 nama, 9 nama, 7 nama dan 5 nama, dihasilkan nama Erick Thohir menempati posisi teratas.

"Secara umum dukungan terhadap cawapres tidak banyak berubah, kecuali Erick Thohir yang meningkat cukup besar," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Minggu (26/3/2023).

Pada simulasi 18 nama, elektabilitas Erick Thohir meningkat dari 8,8 persen pada Desember 2022 menjadi 12,9 persen pada Februari 2023. Demikian juga dengan simulasi survey 9 nama, elektabilitas Erick Thohir pun meningkat dari 10,3 persen pada Desember 2022 menjadi 14,5 persen pada Februari 2023. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved