Rabu, 22 April 2026

BIODATA Astronot Sultan Al Neyadi, Habiskan Ramadhan di Luar Angkasa: Matahari Terbit 16 Kali Sehari

Berikut biodata Sultan Al Neyadi, astronot yang melewati Ramadhan 2023 di luar angkasa

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Musahadah
Instagram/astro_alneyadi
Biodata Sultan Al Neyadi, astronot yang menjalani Ramadhan 2023 di luar angkasa 

SURYA.CO.ID - Berikut biodata Sultan Al Neyadi, seorang astronot yang tengah ramai diperbincangkan.

Nama Sultan Al Neyadi mendapat sorotan lantaran menjalani Ramadhan di luar angkasa.

Sultan Al Neyadi juga akan merayakan Hari Raya Idulfitri di sana, jauh dari sanak suadara dan rekan-rekannya.

Diketahui, dirinya tengah menjalankan misi menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Ia mulai bertugas pada Jumat (3/3/2023) lalu hingga enam bulan ke depan.

Adapun, Sultan Al-Neyadi meluncur dengan roket Falcon 9.

Baca juga: BACAAN Doa Buka Puasa Ramadhan 2023 Selain Allahumma Lakasumtu, Ini Waktu yang Tepat Menurut Ustadz

Roket itu merupakan kepunyaan SpaceX dari Kennedy Space Center.

Sultan Al Neyadi menjadi astronot kedua dari Timur Tengah yang menginjakkan kaki di ISS setelah sebelumnya Hazza Al-Mansoori pada 2019.

Lantas bagaimana kisahnya?

Melansir Kompas.com dari Republic World, ia membagikan pengalaman unik yang dirasakan selama melalui puasa Ramadhan 1444 H.

Al Neyadi mengatakan, ketika umat Islam di Bumi melihat Matahari terbit dan terbenam masing-masing sebanyak satu kali untuk menandai sahur dan berbuka, hal ini tidak ia rasakan selama di luar angkasa.

Alasannya, ia melihat Matahari terbit dan terbenam sebanyak 16 kali dalam sehari selama di ISS karena stasiun luar angkasa ini mengitari orbit Bumi sebanyak 16 kali.

Kondisi seperti itu membuat Al-Neyadi tidak bisa menjalankan puasa Ramadhan layaknya Umat Islam lainnya di Bumi.

Selain melihat peristiwa tidak biasa ketika mengitari Bumi sebanyak belasan kali, Al Neyadi juga mengaku bahwa ia harus menjaga kebugaran fisik selama di luar angkasa.

Karena alasan inilah ia tidak berpuasa untuk sementara waktu karena dituntut untuk menjaga jadwal makan yang tepat dan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan misi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved