Pilpres 2024
Sekjen Hasto Kristiyanto: Capres PDIP 2024 dari Kaderasi Internal Partai
Mekanisme yang dipakai PDI Perjuangan untuk Pilpres 2024 menjadi kewenangan Ketua Umum partai yakni Megawati Soekarnoputri.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: irwan sy
SURYA.co.id, SURABAYA - PDI Perjuangan menegaskan pasangan calon untuk Pilpres 2024 tidak hanya melulu bertumpu pada tingginya tingkat keterpilihan atau elektoral semata.
Lebih dari itu, calon pemimpin disebut juga mempertimbangkan faktor lain termasuk kaderisasi di partai politik.
Demikian ditegaskan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat dimintai pendapat mengenai peluang Prabowo Subianto-Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.
Isu ini sebelumnya mengemuka dan jadi perbincangan publik.
Menurut Hasto, partainya sudah memiliki mekanisme sendiri.
"Dalam konteks ini partai memiliki mekanisme demokrasi khas yang bekerja dengan baik dan terbukti mampu menghasilkan banyak pemimpin," kata Hasto saat ditemui disela kegiatan PDI Perjuangan Jatim di Surabaya, Minggu (19/3/2023).
Mekanisme yang dipakai PDI Perjuangan untuk Pilpres 2024 menjadi kewenangan Ketua Umum partai yakni Megawati Soekarnoputri.
Menurutnya, Megawati masih menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan siapa capres PDI Perjuangan untuk Pilpres 2024.
"Tunggu saat yang tepat," ujarnya.
Di sisi lain, Hasto menyebut dalam penentuan figur, partainya tidak hanya memperhatikan sisi elektoral untuk melihat calon maupun menjodohkan pasangan pemimpin.
Namun, juga melihat leadership serta kemampuan pemimpin menjadi solusi di masyarakat.
"Bagi PDI Perjuangan, pemimpin itu lahir dari kaderisasi. Untuk itu Capres berasal dari internal partai. Itu amanat dari Ibu Megawati Soekarnoputri," tuntasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sekjen-dpp-pdi-perjuangan-hasto-kristiyanto-saat-ditemui-di-surabaya.jpg)