Senin, 13 April 2026

Ledakan di Kasembon Malang

Update Hasil Olah TKP Ledakan di Kasembon Malang, Pusat Ledakan di Kamar Tidur

Kabid Labfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo mengatakan, dua pusat ledakan itu ditemukan di kamar tidur sisi utara.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/purwanto
Petugas Inavis Polres Batu melalukan olah TKP di area lokasi ledakan diduga akibat bahan baku petasan di Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, (12/3/2023). Akibat ledakan tersebut satu orang meninggal dunia dan tiga rumah rusak berat. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Tim Bahan Peledak (Handak) Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim menemukan, dua pusat atau kawah ledakan (Crater) saat melakukan olah TKP ledakan petasan di RT 7/RW 11 Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, yang menewaskan satu orang.

Kabid Labfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo mengatakan, dua pusat ledakan itu ditemukan di kamar tidur sisi utara.

Dan masing-masing kawah ledakan itu, berukuran diameter sekitar 50 cm dan 44 cm, dengan kedalaman masing-masing sekitar 11 cm dan 11,5 cm.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah benda yang berkaitan dengan ledakan, dan beberapa bahan kimia yang diduga kuat menjadi bahan peledak.

Yakni, pertama, ditemukan serpihan plastik warna abu-abu diduga digunakan sebagai wadah (casing) di area pusat ledakan.

Kedua, ditemukan pula potongan kaleng plastik bekas cat ukuran lima kilogram, yang diduga digunakan sebagai wadah penyimpanan bahan peledak

Ketiga, ditemukan tiga buah pipa paralon berbagai ukuran, yang diduga digunakan sebagai alat untuk membuat wadah (casing) petasan

Keempat, ditemukan sebuah plastik tupperwere, yang diduga digunakan sebagai alat untuk memindahkan isian petasan dari satu wadah ke wadah lainnya.

Kelima, ditemukan satu kantong plastik berisi serbuk warna putih terdapat tulisan 'Barium Nitrat (BaNO3)', berukuran 500 gram.

Keenam, ditemukan dua kantong plastik berisi serbuk warna putih, yang diduga mengandung Kalium Klorat (KClO3) ukuran masing-masing 500 gram.

"Ketujuh, ditemukan satu kantong plastik berisi serbuk warna putih, yang diduga mengandung nitrat ukuran 500 gram," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/3/2023).

Semua bahan-bahan kimia itu, berhasil diidentifikasi dari pemeriksaan awal dengan Uji Warna.

Bahwa, hasil pemeriksaan awal pada tanah sekitar pusat ledakan didapati positif (+) oksidator dan klorat.

Kemudian, hasil pemeriksaan awal pada swab pada plastik tupper were didapati positif (+) Klorat.

"Dan, hasil pemeriksaan awal pada swab serpihan potongan bekas kaleng cat didapati positif (+) oksidator," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved