Minggu, 26 April 2026

Berita Surabaya

Pelican Hill Citraland Surabaya 'Sold Out' saat Pemilihan Unit

Produk rumah tapak proyek Pelican Hill CitraLand Surabaya berhasil sold out.

|
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
SURYA/Sri Handi Lestari
Lauw Hendra, Associate Director PT Ciputra Development Tbk (kanan) bersama Kevin Hadianto, General Manager CitraLand Utara Surabaya (tengah) saat pemilihan unit dengan NUP yang digelar di Ciputra World Surabaya (CWS), Sabtu (4/3/2023). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Produk rumah tapak proyek Pelican Hill CitraLand Surabaya berhasil sold out saat pemilihan unit melalui Nomor Urut Pemilihan (NUP) yang digelar Sabtu (4/3/2023) lalu.

Dari catatan ini, pasar properti, terutama di Surabaya, diyakini mulai bangkit di tahun 2023 ini.

"Target kami bisa terjual 90 unit dari 120 unit yang kami sediakan. Tapi ternyata bisa sold out dalam waktu tiga jam," kata Lauw Hendra, Associate Director PT Ciputra Development Tbk.

Diakui Hendra, tahun 2023 pasar properti memang mulai bangkit.

Ada beberapa hal yang mendorong hal tersebut.

Pertama, kebutuhan rumah sebagai tempat tinggal masih tinggi dan itu ada di semua segmen.

Kedua, banyak uang yang masih disimpan di bank selama pandemi covid-19 yang lalu, dan tahun ini waktunya membelanjakan.

Ketiga, investasi atau belanja produk properti menjadi salah satu produk yang aman di tengah kondisi ekonomi yang bergejolak.

"Keempat ini juga time to buy, karena banyak penawaran, termasuk suku bunga perbankan untuk KPR yang saat ini ada promo murah. Kami, pengembang juga banyak memberikan promo dan subsidi," jelas Hendra.

Terkait proyek Pelican Hill CitraLand tersebut, merupakan proyek kawasan rumah tapak di area seluas 15 hektare.

Merupakan premium cluster, karena lokasinya yang berada paling dekat dengan West Outer Ring Road (WORR) atau jalur lingkar barat Surabaya.

"Di kluster ini kami siapkan 120 unit dengan harga bervariasi mulai dari Rp 1,788 miliar hingga Rp 5 miliar. Dan ternyata dari NUP selama tiga jam, yang paling diminati sejak awal pembukaan NUP adalah rumah di harga kisaran Rp 4-5 miliar," beber Hendra.

Hal itu cukup membuat kejutan, mengingat pihaknya tidak menyediakan banyak unit di produk ini.

Namun karena permintaan yang besar, sehingga segmen di harga ini diganti dalam jumlah yang cukup banyak.

"Ada sekitar 30-40 persen. Kemudian yang sekitar Rp 3 miliar juga sekitar itu, baru yang dibawah Rp 2 miliar hanya sekitar 20 persen," ungkap Hendra.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved