Anak Petinggi GP Ansor Dianiaya
UPDATE Kondisi David Korban Penganiayaan Mario Dandy setelah 9 Hari: Lewati Koma, Nafas Tanpa Alat
Terungkap fakta-fakta mengenai kondisi terakhir Cristalino David Ozora, anak petinggi GP Ansor yang menjadi korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo.
Lantaran menurut tim dokter, David mengalami trauma pada kepala setelah penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo (20).
"Saya tegas menyatakan untuk kerusakan kita tidak bisa detail dulu, karena ini masih dalam perkembangannya. Tapi yang jelas ini ada ya, bahasa Anomia trauma kepala," kata Franz.
Franz menjelaskan bahwa kondisi kesehatan David mengalami perkembangan yang signifikan.
Selain itu, Franz mengatakan kesadaran David juga menunjukkan banyak perkembangan setelah lima hari dirawat intensif di rumah sakit.
"Kita semua tahu juga. Tapi apa yang menjadi masalah di dalamnya itu kita belum bisa. Karena ini masih bisa berkembang ya."
"Kita harus hati-hati di situ, tapi yang jelas yang penting hasil akhirnya sampai saat ini detik ini keadaan cukup stabil," tutur Franz.
3. Bantah Alami Diffuse Axonal Injury (DAI)
Franz menyampaikan bahwa masih terlalu dini untuk menyebut David mengalami DAI.
"Dari mana itu DAI? Itu ada kriteria dan tidak gampang menyebut langsung DAI, itu terlalu teledor kalau ngomong DAI, dasarnya apa?," kata dr. Franz di RS Mayapada Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2023).
Franz mengatakan bahwa saat ini David masih memerlukan perawatan intensif untuk proses pemulihannya.
"Kita berharap kedepannya makin lebih membaik lagi. Mau sampai kapan itu belum dapat kita pastikan ini yang sangat penting," ungkapnya.
Ayah David Bawa Bukti Baru

Ayah Cristalino David Ozora, Jonathan Latumahina, siap bawa bukti baru.
David merupakan korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo.
Mario sendiri adalah anak eks pejabat pajak Rafael Trisambodo.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.