Sabtu, 11 April 2026

Susunan Surat Yasin, Tahlil dan Doa Setelahnya Lengkap

Berikut ini bacaan Surat Yasin dan tahlil yang biasa dibaca setiap malam Jum'at dan dalam acara-acara tahlilan.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
Bacaan Yasin dan Tahlil Lengkap doa Tahlil yang dibaca setelahnya. 

SURYA.CO.ID - Sebagian masyarakat Muslim  mengamalkan Surat Yasin dengan cara membacanya bersama-sama, khususnya setiap malam Jum'at dan dalam acara-acara tahlilan.

Adapun cara mengamalkan Surat Yasin jika dibaca bersama bacaan tahlil yakni dimulai dengan Al Fatihah.

Setelah membaca Al Fatihah, dilanjutkan Surat Yasin 83 ayat kemudian baru membaca bacaan tahlil.

Disebutkan dalam hadist, membaca Surat Yasin memiliki keutamaan dapat menghapus dosa dan mendapatkan kemudahan dalam setiap kesulitan.

"Menurut Tafsir Ibnu Katsir berjudul Tafsir Al Qur'anil Adzim dalam Mukaddimah Surat Yasin, siapa yang membaca Surah Yasin pada suatu malam hari, waktu subuhnya dosanya sudah diampunkan Allah SWT," kata Ustadz Abdul Somad dikutip dari TAMANSURGA. NET yang diunggah 25 Februari 2019, Rabu (1/3/2023).

"Kalau dibacakan pada perkara yang susah maka Allah SWT akan memudahkannya," tambah Ustadz Abdul Somad.

1. Pengantar Al Fatihah

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وإِخْوَانِهِ مِنَ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْنَ وَالأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالعُلَمَاءِ العَامِلِيْنَ وَالمُصَنِّفِيْنَ المُخْلِصِيْنَ وَجَمِيْعِ المَلَائِكَةِ المُقَرَّبِيْنَ، ثُمَّ اِلَى جَمِيْعِ أَهْلِ القُبُوْرِ مِنَ المُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الأَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا إِلَى آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخِنَا وَمَشَايِخِ مَشَايِخِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَأَسَاتِذَةِ أَسَاتِذَتِنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِمَنْ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

Ila hadrotin nabiyi Shollallahu 'alaihi wasallam, wa alihi wa ikhwanihi minalanbiyai walmursalina walauliyaai watsuhada washolihin washokhaabata watabiin wal’ulamai ‘aamiliina walmushonnifiinal mukhlishina wajamii’il malaa’ikatil muqarrobina, tsummailaa jamii’I ahlilqubuuri minalmuslimiina walmuslimati walmu’minina walmu’minaati minmasyaarikil ardhi ilaamaghaari bihaa barro haa wajahrihaa khushuu shon ilaa baa’ina waummahaatihna waajdaa di naa wa jaddaa tinaa wamasyaa yininaa wamasyat tikha masyayiniaa waasatidza tinaa wa asaatidzati asaatidzatinaa waliman ahsana ilaina waliman ajtama’naa hahunaa bisababihi stai’un lillaahi lahumulfatiha.

Artinya: "Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan saudaranya dari kalangan pada nabi, rasul, wali, syuhada, orang-orang saleh, sahabat, tabi'in, ulama al-amilin, ulama penulis yang ikhlas, semua malaikat Muqarrabin, kemudian semua ahli kubur Muslimin, Muslimat, Mukminin, Mukminat dari Timur ke Barat, baik di laut dan di darat, khususnya bapak kami, ibu kami, kakek kami, nenek kami, guru kami, pengajar dari guru kami, ustadz kami, pengajar ustadz kami, mereka yang telah berbuat baik kepada kami, dan bagi ahli kubur/arwah yang menjadi sebab kami berkumpul di sini."

2. Surat Al Fatihah

  اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الَّمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ. اَمِينْ

A'udzubillahiminasyaithonirrajiim. Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaahi robbil'aalamiin. Arrohmaanir rohiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana'budu wa iyyaakanasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shiroothol ladziina an'amta' alaihim ghoiril maghdhuubi'alaihim waladhaalliin.

Artinya, “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kaukabulkan permohonan kami.”

3. Surat Yasin

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved