Ditanya Alasan Aniaya David, Mario: Ya Gitu Lah, Sri Mulyani Sebut Kelakuan Anak Pejabat Pajak Keji
Mario anak pejabat pajak jawab singkat soal alasan aniaya David, Sri Mulyani sebut kelakuannya kejam dan keji
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Cristalino David Ozora kini masih terbaring lemah di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta.
David langsung tak sadarkan diri usai dianiaya oleh Mario Dandy Satriyo yang merupakan anak Ditjen Pajak Rafael Trisambodo.
Usai kejadian, Mario langsung diamankan oleh pihak kepolisian.
Kini, dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Di tengah bergulirnya kasus ini, Mario terus menjadi sorotan.
Terbaru, pemuda 20 tahun tersebut mengaku menyesal.
Melansir TribunJakarta.com, penyesalan tersebut ia sampaikan kepada AKP Nurma Dewi, Kasi Humas Metro Jakarta Selatan.
"Pas kemarin aku tanya 'kamu nyesel?' 'Ya nyesel lah bu'," kata Nurma saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/2/2023).
Nurma kemudian kembali bertanya alasan Mario menganiaya David secara brutal hingga korban menderita luka serius dan mengalami koma.
"Iya nyesal. 'Kenapa bisa begitu sih?', saya gituin. Dia bilang 'ya gitu lah', gitu doang. Raut mukanya juga keliatan kalau nyesal," ungkap Nurma.
Dalam kasus penganiayaan ini, Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan Mario Dandy Satriyo dan rekannya, Shane Lukas (19), sebagai tersangka.
Sedangkan AG masih berstatus sebagai saksi meskipun ia juga berada di tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary mengatakan, peran Shane adalah memprovokasi Mario untuk menganiaya David.
Selain itu, Shane juga merekam aksi penganiayaan itu menggunakan handphone (HP) Mario.
"Kronologinya adalah di awal atau sekitar bulan Januari 2023, tersangka MDS mendapatkan informasi dari temannya yaitu saudari APA yang menyatakan bahwa saksi AG sekitar tanggal 17 Januari 2023 itu mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari korban," kata Ade Ary.
Setelahnya, Mario mengonfirmasi informasi yang diterima dari APA kepada kekasihnya, AG.
"Setelah anak AG dikonfirmasi oleh tersangka MDS, akhirnya di tanggal 20 Februari 2023 tersangka MDS menghubungi tersangka S, kemudian tersangka S bertanya, 'kamu kenapa?'," ujar Kapolres.
Baca juga: Biodata Bintang Emon, Komika yang Soroti Aksi Selebrasi Mario Usai Aniaya Anak Petinggi GP Ansor
"Akhirnya tersangka MDS emosi, kemudian tersangka S menjawab, "gua kalau jadi lu, pukulin saja. Itu parah Den'," imbuhnya.
Adapun peristiwa penganiayaan ini terjadi di sekitar rumah teman David di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2023) malam.
Mario menganiaya David secara brutal dengan menendang, memukul, dan menginjak kepala korban berkali-kali.
Mario dijerat Pasal 76 C juncto Pasal 80 undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.
Selain itu, Mario juga disangkakan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun.
Sedangkan Shane dijerat Pasal 76 C juncto Pasal 80 undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Sri Mulyani Sebut Kelakuan Mario Kejam
Di satu sisi, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut kelakuan Mario kejam.
Mengutip Kompas.com. dilansir dari akun resmi Instagramnya @smindrawati, Sri Mulyani mengatakan, setibanya di Jakarta, dirinya langsung menuju RS Mayapada untuk menjeguk David.
"Pagi ini pukul 10.00 setiba dari penerbangan semalam Bangalore-Jakarta, saya langsung menuju RS Mayapada Kuningan untuk menengok ananda David Latumahina, korban penganiyaaan oleh Mario Dandy Satrio. Sungguh pedih dan remuk hati melihat kondisi David akibat penganiayaan yang kejam dan keji," demikian keterangan Sri Mulyani melalui akun resmi Instagramnya.
Sri Mulyani mengatakan, dirinya mendapat penjelasan dari dokter terkait kondisi David yang lebih baik dibandingkan hari pertama perawatan.
Namun, proses observasi dan perawatan David masing panjang.
Baca juga: Gaya Hidup Mewah Anak Pejabat Pajak Pelaku Penganiayaan Disorot, Sri Mulyani Beri Kecaman: Reputasi
"Kita semua mendoakan secara tulus dan khusyuk untuk pemulihan dan kesembuhan David. Ya Allah, Engkaulah Maha Penyembuh, sembuhkanlah David atas kehendak dan kuasa-Mu," demikian keterangan Sri Mulyani melalui akun resmi Instagramnya.
Sri Mulyani mengatakan, dirinya bertemu orang tua David dan mendukung langkah hukum yang dilakukan keluarga David untuk mendapatkan keadilan dan kepastian atas tindakan kekerasan dan penganiayaan yang tidak boleh dibiarkan dan terulang kembali.
"Saya sangat menghargai, menghormati dan mendukung penuh langkah LBH Ansor dalam menyikapi kejadian ini, dan mendukung keputusan LBH Ansor untuk menindak kasus ini secara hukum," lanjut keterangan Sri Mulyani.
Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan, dirinya juga berdiskusi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Alissa Wahid dan Yenny Wahid.
"Saya juga bersama mbak @alissa wahid dan @yennywahid yang keduanya memberikan perhatian dan dukungan moral yang hebat bagi pak Jonathan dan doa yang tulus bagi kesembuhan David," ucap dia.
>>> Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.