Jumat, 24 April 2026

Teks Ceramah Isra' Mi'raj Singkat: Perjalanan Rasulullah dan Hikmahnya

Berikut teks ceramah isra miraj singkat, tentang perjalanan Rasulullah SAW dan hikmahnya.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Surya.co.id
Ilustrasi - Peringatan Isra' Mi'raj 27 Rajab 1444 H bertepatan dengan tanggal 18 Februari 2023. 

SURYA.CO.ID - Berikut teks ceramah isra miraj singkat atau tausiah  tentang perjalanan Rasulullah SAW.

Isra' Mi'raj adalah perjalanan rohani Rasulullah SAW, di waktu itu Allah SWT menurunkan perintah sholat wajib 5 waktu.

Sebagian umat Muslim di Indonesia menyambut peringatan Isra' Mi'raj yang jatuh pada tangg 27 Rajab dengan berbagai acara.

Tujuan utamanya tak lain untuk mengingat kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW dan tentu saja meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dikutip dari sebagian materi khutbah jumat Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah, inilah ceramah Isra' Miraj selengkapnya:

Tausiah Tentang Isra Miraj

"Alhamdulillah Allah SWT masih menganugerahkan kita kenikmatan hidup.

Anugerah yang diberikan ini akan mampu menjadikan kita untuk selalu mengingat dan melaksanakan perintah-Nya, mensyukuri-Nya dengan berusaha keras meninggalkan larangan-larangan-Nya.

Anugerah terindah yang diberikan Allah SWT kepada Rasulullah SAW ialah perintah dan kewajiban melaksanakan salat 5 waktu sehari semalam.

Kewajiban ini merupakan anugrah terbesar dalam perjalanan Rasulullah SAW yang maha dahsyat, diqudrah dan diiradahkan Allah SWT hungga termaktubkan dalam Alquran Surat Al Isra ayat 1.

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ءَايَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِير

"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui."

Terkait peristiwa ini, para Mufasir menyebut tanggal 27 Rajab dijadikan sebagai momentum sejarah guna merefleksi kembali peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Sampai sekarang tradisi peringatan Isra Miraj masih terus diperingati di seluruh penjuru dunia tak terkecuali di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Lebih khusus lagi di daerah kita masing-masing.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved