Jumat, 5 Juni 2026

Berita Ponorogo

Tahun 2023, Ponorogo Mendapatkan Perkiraan Kuota Haji Sebanyak 500 Orang

Perkiraan kuota haji di Ponorogo yang berangkat tahun 2023 sebanyak 500 orang. Kepala Kemenag Ponorogo, Nurul Huda: Mungkin bisa bertambah.

Tayang:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Pramita Kusumaningrum
Suasana pelayanan di Kantor Kemenag Ponorogo. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Perkiraan kuota haji di Ponorogo yang berangkat pada tahun 2023 ini, sebanyak 500 orang.

Jumlah tersebut, jumlahnya dua kali lipat dibanding jemaah haji yang berangkat pada 2022.

“Dari Kemenag (Kementerian Agama), bahwa Indonesia mendapatkan kuota haji 221.000 orang,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo, Nurul Huda, Rabu (1/2/2023).

Sehingga, kata dia, dimungkinkan kuota yang didapatkan oleh Kabupaten Ponorogo itu sebesar 500 orang. Seperti sebelum wabah Covid-19 melanda dunia.

“Data kuota 500 orang itu, mungkin bisa bertambah. Kalau berkurang mungkin tidak. Mereka yang berangkat itu yang daftar pada 2012,” kata mantan Kepala Kantor Kemenag Pacitan ini.

Huda menyebutkan, bahwa secara keseluruhan Jawa timur mendapatkan kuota 34 ribu. Hanya saja, siapa saja yang berangkat, nomor haji berapa yang pasti berangkat tahun ini, masih belum terkonfirmasi.

“Dipersiapkan saja semuanya. Yang kemarin sempat tertunda 314 pada tahun 2022 lalu, diprioritaskan untuk berangkat tahun 2023 ini,” jelas Huda ketika ditemui di kantor Kemenag Ponorogo, Jalan Ir Juanda.

Huda juga belum bisa memastikan, jemaah yang paling tua di Ponorogo yang bisa berangkat. Hanya saja, dari data aplikasi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), ada calon jemaah haji yang telah mendaftar berusia 100 tahun.

“Ada satu yang usianya 100 tahun dari Ponorogo. Tetapi belum tentu berangkat. Karena ini tergantung sistem,” tegasnya.

Menurutnya, dulu jemaah haji itu diajukan atau diusulkan oleh Kemenag. Saat ini sesuai dengan Siskohat.

Ada dua komponen, usia sepuh daftarnya lama bisa segera berangkat. Kemudian, ada usianya sepuh tapi baru daftar tentu tidak bisa berangkat.

“Minimal daftar ke sistem 5 tahun. Jika yang 100 tahun itu sudah mendaftar 5 tahun lalu, kemungkinan berangkat,” pungkasnya.

Untuk sekedar diketahui, bahwa daftar tunggu jemaah haji di Ponorogp hingga tahun ini mencapai 17.641 orang. Jemaah yang belum berhaji ada 17.332 orang, dan yang sudah berhaji 309 orang.

Rinciannya, mereka yang mendaftar berusia 100 tahun ada 1 orang. Berusia 80 hingga 100 tahun, ada 196 orang. Berusia 60 sampai 80 tahun, ada 5.027 orang.

Lalu, jemaah yang berusia 40 hingga 60 tahun, ada 8.970 orang. Berusia 20 hingga 40 tahun, ada 3.082 orang.

Terakhir, jemaah yang berusia 12 sampai 20 tahun, ada 366 orang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved