Berita Tulungagung

Ada Ledakan PMK di Daerah Lain, Dinas Peternakan Tulungagung Kembali Perketat Lalu-Lintas Ternak

Disnakkeswan Tulungagung melakukan pengawasan lalu lintas hewan ternak lantaran masih ada kasus penyakit mulut dan kuku di daerah.

Penulis: David Yohanes | Editor: irwan sy
david yohanes/surya.co.id
Petugas memeriksa kesehatan mulut sapi di Pasar Hewan Terpadu Tulungagung. 

Suntikan pertama dan kedua ada jeda selama satu bulan, lalu enam bulan kemudian disuntik dosis 3.

Capaian 80 persen cukup sulit, karena ada hewan ternak lama yang disembelih atau dijual ke daerah lain.

Selain itu ada juga hewan ternak yang baru lahir sehingga menjadi sasaran baru vaksinasi PMK.

“Sejak usia 2 minggu hewan ternak sudah bisa divaksin PMK,” papar Tutus.

Saat ini Disnakkeswan Tulungagung masih mempunyai 73.000 dosis vaksin PMK.

Jumlah ini ditargetkan sudah terserap pada Maret 2023.

Saat ini Tulungagung sudah dinyatakan zero PMK, terhitung sejak pertengahan November 2023.

Salah satunya karena masih memberlakukan pembatasan pasar, hanya untuk hewan ternak local.

“Kami belum menerima hewan ternak dari daerah lain. Karena masih ada daerah yang masih ada PMK,” pungkas Tutus.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved