Venna Melinda Laporkan Ferry Irawan

Ferry Irawan Minta Bertemu Venna Melinda, Polda Jatim Fasilitasi Pekan Depan

Ferry Irawan tersangka kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bakal dipertemukan oleh istrinya Venna Melinda

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: irwan sy
kolase youtube TransTV/surya.co.id/luhur pambudi
Ferry Irawan dan Venna Melinda. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id, SURABAYA - Pekan depan Ferry Irawan tersangka kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bakal dipertemukan oleh istrinya Venna Melinda yang menjadi korban dalam kasus tersebut. 

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto pada awak media di Gedung Bidang Humas Polda Jatim, Jumat (20/1/2023). 

Kombes Pol Dirmanto menerangkan, permintaan untuk pertemuan tersebut diajukan oleh pihak kuasa hukum tersangka, dan akan difasilitasi pada pekan depan.

Mengenai mekanisme pertemuan antar kedua belah pihak itu. Mantan Kapolsek Wonokromo Polrestabes Surabaya itu, belum merincinya secara pasti. 

"Kemudian yang kedua, juga penyidik menerima informasi dari pengacara untuk difasilitasi bertemu antara korban (Venna Melinda) dan terlapor (Ferry Irawan tersangka KDRT)," ujar mantan Waka Satlantas Polrestabes Surabaya itu. 

Ajukan Penangguhan Penahanan
Pihak kuasa hukum aktor senior Ferry Irawan tersangka kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap model sekaligus politisi Venna Melinda, telah mengajukan surat penangguhan penahanan kepada penyidik Polda Jatim. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, pihak kuasa hukum Ferry Irawan telah mengajukan surat penangguhan penahanan tersebut pada Selasa (17/1/2023) kemarin. 

Pengajuan tersebut, tepat sehari setelah aktor film 'Hantu Jeruk Purut' tahun 2006 itu, resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaa kedua sebagai tersangka atas kasus dugaan KDRT tersebut, pada Senin (16/1/2023). 

Dalam kasus tersebut, Ferry Irawan bakal terancam hukuman kurungan penjara lima tahun, karena melanggar Pasal 44 Ayat (1) dan Pasal 45 Ayat (1) UU PKDRT. 

Namun, mengenai hasil dari pengajuan penangguhan penahanan tersebut, akan dilakukan pengkajian. 

Ungkap Dirmanto, hasilnya baru dapat disampaikan dalam waktu dekat, atau selambat-lambatnya pada pekan depan. 

"Namun demikian informasi dari penyidik kami terima tadi siang masih akan dilakukan pengkajian kembali terkait surat (penangguhan penahanan) tersebut," ujarnya di Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Jumat (20/1/2023). 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved