Kamis, 9 April 2026

Berita Jember

Humas Unej Sarankan Calon Peserta SNBP 2023 Perbanyak Info Prodi di Perguruan Tinggi Negeri

Koordinator Kehumasan Universitas Jember (Unej) menggelar Campus Expo Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) di Surabaya

Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Cak Sur
Istimewa/Humas Unej
Wakil Kordinator Kehumasan Unej, Rokhmad Hidayanto di acara Campus Expo Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Koordinator Kehumasan Universitas Jember (Unej) menggelar Campus Expo Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) di Surabaya, yang dihadiri oleh sejumlah siswa.

Kegiatan tersebut, dalam rangka talkshow dan sosialisasi pendaftaran akun Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2023 di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Dalam acara tersebut, Wakil Koordinator Kehumasan Universitas Jember, Rokhmad Hidayanto menyarankan siswa segera membuat akun tersebut.

Hal itu, merupakan arahan Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2023.

"Sekolah dan siswa diimbau segera membuat akun tanpa harus menunggu menit-menit akhir. Kedua, siswa calon peserta SNBP 2023 harus memperluas wawasan dan memperbanyak informasi mengenai berbagai program studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)," ujarnya, Jumat (13/1/2023)

Pengamatan Humas Unej, setiap tahunnya para siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) hanya terpacu pada satu program studi (Prodi) saja. Padahal, masih banyak pilihan jurusan lain.

"Kelompok Saintek pilihan utamanya masih berkisar di program studi rumpun kesehatan. Sementara di kelompok Soshum, kebanyakan siswa akan memilih Program Studi Manajemen. Padahal masih banyak pilihan program studi lainnya," ungkap Hidayanto.

"Oleh karena itu, ayo buka wawasan dan cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai keistimewaan masing-masing program studi,” imbuhnya.

Berdasarkan data Unej pada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2022, kata Hidayanto, di kelompok Saintek, animo terbanyak diperoleh Prodi Farmasi dengan pelamar sebanyak 1.408 orang. Sementara, yang diterima 48 saja. 

"Disusul Program Studi Ilmu Keperawatan dengan pelamar 1.322 dan yang diterima 60 orang. Di tempat ketiga adalah Program Studi Pendidikan Dokter yang menerima 30 calon mahasiswa dari 1.124 pelamar," tuturnya.

Sementara untuk kelompok Soshum di Unej tahun lalu, lanjut Hidayanto, Prodi yang paling banyak diminati adalah jurusan Manajemen dengan jumlah 1.108 pelamar. Yang diterima 81 orang.

"Di posisi kedua adalah Program Studi Pendidikan Guru SD dengan peminat 789 dan menerima 41 orang. Sementara Program Studi Administrasi Bisnis menerima 51 mahasiswa, setelah menyeleksi 660 peserta," ungkapnya.

Hidayanto juga mengingatkan, para siswa yang mau masuk ke perguruan tinggi harus bisa memanfaatkan teknologi yang berkembang agar tidak ketinggalan informasi.

"Info untuk membuka wawasan tentang kondisi dunia saat ini," ulasnya.

Di sisi lain, kata Hidayanto mahasiswa baru harus bisa belajar mandiri dan mampu berpikir di luar kaca mata akademis . Karena dunia kerja sekarang sangat membutuhkan lulusan yang memiliki literasi digital.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved