Jumat, 8 Mei 2026

Berita Gresik

Razia Gelandangan dan Pengemis di Kabupaten Gresik, Banyak yang Berasal dari Bojonegoro

Ini berdasarkan data dari Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik saat menggelar razia tahun baru 2023.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Satpol PP Kabupaten Gresik
Gelandangan dan pengemis yang diamankan Satpol PP Kabupaten Gresik. 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Gelandangan dan pengemis atau Gepeng yang mangkal di Kabupaten Gresik mayoritas berasal dari Kabupaten Bojonegoro.

Ini berdasarkan data dari Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik saat menggelar razia tahun baru 2023.

Tim dari Satpol PP berkeliling ruas jalan yang menjadi tempat mangkal para gepeng ini.

Satu persatu gepeng diangkut dengan truk Satpol PP.

Mayoritas adalah para perempuan, adapula yang sudah berusia lanjut usia. Saat beraksi mereka membawa karung.

Penyisiran dimulai dari Jalan Jawa Perum Gresik Kota Baru (GKB) ada lima orang gepeng yang diamankan.

Saat petugas datang, para gepeng ini pasrah, tidak ada perlawanan.
Langsung naik sambil membawa karung berwarna putih yang biasa digunakan keliling ke kendaraan truk Satpol PP.

Para gepeng ini membawa identitas diri berupa fotokopi KTP. Setelah dilakukan pendataan oleh petugas di Mako Satpol PP.

Diketahui, mereka berasal dari luar Kabupaten Gresik.

“Paling banyak dari Bojonegoro, kemudian Lamongan,” kata Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik, Suprapto, Senin (2/1/2022).

Suprapto mengatakan, telah menerima laporan dari masyarkat tentang maraknya gepeng di wilayah GKB.

Sebanyak sembilan gepeng yang diamankan di wilayah GKB.

Razia gepeng, kata Suprapto, sesuai dengan penegakan peraturan daerah Kabupaten Gresik nomor 2 tahun 2022 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

“Kami berikan pembinaan, peringatan, untuk tidak melakukan aktifitas meminta-minta di Kabupaten Gresik,” kata Suprapto.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved