Berita Bangkalan
Kualitas Sapi Madura Terbaik, Bangkalan Perlu Berbenah Sebelum Menyangga Kebutuhan Daging Nasional
Keunggulan lainnya, karkas yang meliputi berat daging tanpa kepala, kaki, jeroan, dan kulit, mencapai 48 persen dari berat tubuhnya
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) beberapa waktu lalu membuka mata banyak pihak bahwa sapi dari Madura sebenarnya sangat dibutuhkan di beberapa daerah. Karena melimpahnya populasi sapi hingga tingginya permintaan daging, maka itu sebenarnya menjadi peluang besar bagi Bangkalan.
Bangkalan menjadi kabupaten pemasok bahkan berpeluang menjelma sebagai penyangga kebutuhan daging sapi nasional. Saat ini Bangkalan menjadi urutan keempat terbanyak populasi sapi nasional dan kualitas daging sapi Madura, termasuk Bangkalan, merupakan terbaik di Jatim.
Peluang berinvestasi di sektor peternakan khususnya di bidang buffer stock pangan daging sapi nasional hingga penggemukan sapi, menjadi bahasan utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Pemkab Bangkalan di Hotel Garden Palace Surabaya, Rabu (14/12/2022).
FGD bertemakan 'Persiapan Bangkalan sebagai Buffer Stock Pangan Daging Nasional' itu dibuka langsung Pj Bupati Bangkalan, Drs Mohni, MM. Turut hadir Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Muh Syarif; Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, Ir Taufan ZS; jajaran direktur BUMD Bangkalan, hingga Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Bangkalan, Setijabudi.
Mohni mengungkapkan, Bangkalan merupakan kabupaten dengan populasi sapi melimpah yang bisa dikembangkan menjadi pusat ternak nasional (feed stock centre) serta menjadi pemasok kebutuhan daging nasional (buffer stock).
“Apalagi kami dengan dukungan Pelabuhan Kamal yang kami proyeksikan sebagai pelabuhan ternak sapi. Karena itu, melalui FGD ini kami ingin menjaring berbagai masukan dari berbagai pihak,” ungkap Mohni.
Ia berharap, keberadaan buffer stock daging sapi nasional bisa menjaga keseimbangan antara penawaran dan permintaan hingga mampu mendukung program ketahanan pangan nasional. Sekaligus mengurangi ketergantungan impor daging sapi serta mewujudkan swasembada daging.
“Ini salah satu upaya Pemkab Bangkalan dalam memberdayakan potensi lokal. Pengembangan buffer stock hingga penggemukan sapi di Bangkalan tetap berpijak pada konsep pembinaan potensi dan produk lokal. Karena populasi sapi kami melimpah dan kualitas daging sapi kami terbaik di Jatim,” tegas Mohni.
Populasi sapi Bangkalan setiap tahunnya terus meningkat. Data yang dihimpun SURYA dari Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan menyebutkan, populasi sapi jantan, betina, usia dewasa, dan usia anak di tahun 2018 terdata sejumlah 206.000 ekor.
Jumlah tersebut terus meningkat di tahun 2019 dengan jumlah 247.437 ekor, tahun 2020 sebanyak 259.923 ekor, dan tahun 2021 mencapai 276.476 ekor. Kontribusi populasi sapi Bangkalan di Jatim menyentuh angka 4,89 persen dari total 4.637.905 populasi sapi di Jatim pada tahun 2019.
Sedangkan kualitas daging sapi Madura, termasuk Bangkalan, secara nasional hanya kalah dari daging sapi Bali. Kharakter daging sapi Madura berwarna merah cerah, empuk, berserat halus, dan rendah kandungan lemak.
Keunggulan lainnya, karkas yang meliputi berat daging tanpa kepala, kaki, jeroan, dan kulit, mencapai 48 persen dari berat tubuhnya. Sementara karkas sapi Bali mencapai 51 persen dan karkas sapi lain di Pulau Jawa hanya mencapai 45 persen.
Karena itu, Mohni menuturkan, Pemkab Bangkalan akan segera menerbitkan regulasi sebagai pijakan agar perusahaan penggemukan sapi tidak abai terhadap peternak lokal. Sehingga terjalin kemitraan dengan konsep peternak berperan sebagai penyedia lahan dan kandang. Sedangkan pihak perusahaan menyediakan sapi.
“Selain berkomitmen penuh untuk mendorong tumbuhnya iklim investasi, kami juga tetap memberikan ruang seluas-luasnya untuk pemberdayaan masyarakat lokal sebagai upaya terwujudnya peningkatan derajat ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan dukungan lahan penggembalaan umum seluas 19.025 hektare dan potensi luas lahan tanam pakan ternak 54.550 hektare, menjadikan Bangkalan sebagai kabupaten potensial untuk investasi di bidang buffer stock daging sapi, penggemukan sapi, hingga pengembangan di sektor pakan ternak berkualitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Bangkalan-pemasok-daging-sapi-nasional.jpg)