Berita Surabaya

AQUA Pandaan dan Banyuwangi Dapat Penghargaan Industri Digital dari Kementerian Perindustrian

AQUA Pandaan dan Banyuwangi menerima Penganugerahan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) dari Menteri Perindustrian

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
IST
Penyerahan penganugerahan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) dari Menteri Perindustrian dan Dirjen Industri Agro kepada Danone Indonesia melalui PT Tirta Investama Pabrik Pandaan dan Pabrik Banyuwangi (AQUA Pandaan dan Banyuwangi). 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Danone Indonesia melalui PT Tirta Investama Pabrik Pandaan dan Pabrik Banyuwangi (AQUA Pandaan dan Banyuwangi) menerima Penganugerahan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) dari Menteri Perindustrian dan Dirjen Industri Agro dari 45 perusahaan industri bersamaan dengan pemberian Penghargaan Rintisan Teknologi Industri dan National Lighthouse Industry 4.0.

Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi pemerintah atas pencapaian transformasi industri 4.0 guna meningkatkan daya saing industri nasional.

Industri adalah penggerak utama perekonomian nasional.

Sebesar 17,9 persen berkontribusi pada PDB 2022, selain itu industry juga menjadi lapangan pekerjaan bagi 19,2 juta tenaga kerja nasional.

Indeks Kepercayaan Industri pada 2022 lalu sebesar 50,09, artinya pasca pandemi, industri tetap stabil bergerak mendapatkan kepercayaan dari publik dan investor.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang dalam sambutannya yang dibacakan Sekjen Kemenperin Dody Widodo berharap bahwa Making Indonesia 4.0 akan mempercepat Indonesia menjadi Top 10 Ekonomi Global pada tahun 2030.

“Hal tersebut bisa dicapai dengan mendorong efisiensi pada Energy Consumption, Productivity dan Cost Production, Kita optimis bisa mencapai hal tersebut”, kata Dody Widodo, Minggu (11/12/2022).

AQUA Pandaan mendapatkan INDI Award untuk kategori Sustainable Technology, sedangkan AQUA Banyuwangi pada kategori Aggressive Digitalization.

Dalam kesempatan terpisah Joshua Prajoga, Regional Director Danone AQUA untuk Regional 4 mengatakan, migrasi Digital di Danone-AQUA telah diawali pada 2013 dengan AQUA Integrated Reporting System.

"Yaitu memulai peralihan dari pelaporan kertas dengan digital report," ujar Joshua.

Kemudian pada 2018 mulai dikembangkan AQUA Digital Operation Platform (ADOP) yang merubah data menjadi nilai tambah untuk mendukung Smart Factory.

“Semua proses tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat dan akurat bagi operasional perusahaan, khususnya pabrik dan depo”, tambah Joshua.

AQUA Pandaan dan AQUA Banyuwangi sebelumnya telah mengikuti Bimbingan Teknis dari Kementerian Perundustrian untuk memastikan operasional perusahaan sesuai dengan indikator dan kriteria yang INDI tetapkan.

Seperti yang disampaikan Menteri Perindustrian bahwa kordinasi dan konsultasi berkelanjutan diimbangi semangat transformasi dari pihak perusahaan menjadi proses yang penting dalam pencapaian Making Indonesia 4.0.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved