Surya Militer
Calon Panglima TNI Pilihan Jokowi Terungkap Besok, Jenderal Dudung Abdurachman Masih Berpeluang?
Calon Panglima TNI pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan terungkap besok, Senin (28/11/2022). Jenderal Dudung masih berpeluang?
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Surpres Calon Panglima TNI Diundur, Peluang Kandidat Berubah Masih Terbuka'.
"Artinya, kalaupun ada perubahan, kita tidak tahu pasti. Selama ini yang beredar sifatnya masih rumor," sambung Anton.
Menurut Anton, sampai saat ini belum pernah terjadi Presiden mengirimkan lebih dari satu nama calon panglima TNI dalam Surpres.
Sebab dalam Pasal 13 ayat 5 Undang-Undang 34/2004 tentang TNI mensyaratkan Presiden hanya boleh mengajukan satu nama yang dimintai persetujuan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pasal 13 ayat 5 UU TNI berbunyi, "Untuk mengangkat Panglima sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Presiden mengusulkan satu orang calon Panglima untuk mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat".
"Jika nama tersebut tidak disetujui maka sesuai Pasal 13 ayat 7 UU Presiden kemudian mengajukan nama baru sebagai calon Panglima TNI," ucap Anton.
Persiapan Laksamana Yudo Margono
Setelah diajukan sebagai Panglima TNI, KASAL Laksamana Yudo Margono kini tengah melakukan persiapan.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi dikabarkan sudah memutuskan untuk mengajukan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa.
Meski belum diumumkan secara resmi, naun kabar tersebut sudah dibenarkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
Laksamana TNI Yudo Margono mengaku juga mendengar kabar penunjukkan dirinya sebagai calon Panglima.
"Kita tunggu saja, masih diajukan kemarin, katanya diajukan kata Mensesneg, kita tunggu saja tahap berikutnya," kata Yudo kepada awak media di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (24/11/2022).
Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Diajukan Jadi Panglima TNI, KSAL Yudo Persiapkan Diri untuk "Fit and Proper Test'.
Mengenai penunjukan itu, Yudo mengaku tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi tahap selanjutnya.
Dia tengah bersiap untuk menghadapi fit and proper test yang akan dilaksanakan di DPR RI mendatang.
"Fit and proper test di Komisi I kita akan siapkan juga," tutur dia.