Berita Gresik
Kabupaten Gresik Raih Tiga Penghargaan Layanan Kesehatan di Hari Kesehatan Nasional
Kabupaten Gresik meraih treble winner atau tiga penghargaan berturut-turut atas komitmen layanan kesehatan.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, GRESIK - Kabupaten Gresik meraih treble winner atau tiga penghargaan berturut-turut atas komitmen layanan kesehatan.
Penghargaan diberikan langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (15/11/2022).
Komitmen kesehatan mulai dari penanggulangan timbulnya masalah kesehatan hingga pencegahan serta berbagai kebijakan strategis di bidang kesehatan.
Hal ini merupakan prioritas utama pemerintahan pasangan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.
Penghargaan diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Andy Karyono kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di puncak Hari Kesehatan Nasional ke-58 di Banyuwangi. Tiga penghargaan sekaligus yang diraih.
Tiga penghargaan itu memiliki kategori yang berbeda, di antaranya Kabupaten Dengan Inovasi Penggerakan Sasaran Pelaksanaan Imunisasi Tambahan MR (BIAN) dengan pelibatan berbagai lintas sektor, mitra (Pentahelix) serta perusahaan (CSR).
Kemudian Kabupaten Gresik sebagai daerah di Jawa Timur yang telah mencapai Universal Healt Coverage (UHC).
Terakhir, Kabupaten Gresik dinyatakan lolos verifikasi Kabupaten Sehat Provinsi Jawa Timur.
Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Pemkab Gresik.
Kesehatan masyarakat, kata Bu Min sapaan akrabnya, merupakan hal yang sangat penting.
Sebab, kesehatan menjadi salah satu indikator keberhasilan utama pembangunan.
"Pemberian imunisasi BIAN kepada balita yang kami lakukan juga sebagai salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Kemudian pelaksanaan UHC juga sudah kita terapkan di Kabupaten Gresik. Kita layani masyarakat dengan sepenuh hati dan dengan pelayanan yang prima," kata Bu Min.
Disamping itu, lanjut Bu Min, pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan masyarakat.
Ia juga berharap agar Dinkes tak bosan-bosan memberikan pemahaman dan edukasi atas pentingnya menjaga kesehatan dan pencegahan terhadap penyakit.
"Keberadaan fasilitas kesehatan sangat menentukan dalam pelayanan pemulihan kesehatan, pencegahan terhadap penyakit, pengobatan dan keperawatan serta kelompok dan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Yang tak kalah penting juga adalah edukasi kepada masyarakat, saya minta Dinkes tidak bosan-bosan memberikan edukasi," pungkasnya.