Berita Jember
Kopi dan Lumut Produk UKM Jember 'On Boarding' Sukses Ekspor ke Luar Negeri
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Jember Sartini menyebut, sudah ada beberapa pelaku UKM yang melakukan ekspor
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.co.id | JEMBER - UKM 'on boarding' alias produk UKM bisa 'go international'. Caranya bagaimana pelaku UKM bisa melakukan ekspor produk keluar negeri.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Jember Sartini menyebut, sudah ada beberapa pelaku UKM yang melakukan ekspor. Dia mencontohkan manik-manik batu dari Kecamatan Ledokombo, lumut di Kecamatan Panti, dan yang terbaru adalah kopi oleh Koperasi Ketakasi Desa Sidomulyo Kecamatan Silo.
"Sudah ada yang jalan ekspor beberapa. Yang terbaru pada 26 Oktober kemarin, peluncuran ekspor kopi sendiri oleh Koperasi Ketakasi Sidomulyo, sekaligus menjadi 'communal branding' Provinsi Jawa Timur untuk kopi yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi Jawa Timur," tutur Sartini.
Kopi tersebut memakai merek 'Javeast Coffee', yang diekspor perdana dari Desa Sidomulyo. Sebanyak 200 ton kopi jenis robusta diekspor ke Mesir senilai Rp 6,1 miliar. Skema 'communal branding' untuk kopi itu melibatkan Jember, Madiun, dan Jombang. Pada tahap pertama, kopi yang diekspor mencapai 18 ton.
Perihal UKM 'on boarding' ini, diakui Sartini memang tidak mudah. Meski begitu, pihaknya terus memacu tumbuhnya UKM 'on boarding' tersebut.
"Kami menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan kurasi dan 'coaching clinic'. Kami menggandeng Universitas Jember, juga Bea Cukai," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Peluncuran-communal-branding-kopi-oleh-Pemprov-Jatim-di-Desa-Sidomulyo-Silo-Jember.jpg)