Berita Malang Raya

Progres Pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu Capai 63 Persen

Progres pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu telah mencapai 63 persen.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Diskominfo Kota Batu
Progres pembangunan Pasar Induk Among Tani telah mencapai 63 persen. Target untuk mencapai 80 persen pada akhir tahun 2022 pun kemungkinan besar bisa diwujudkan. 

SURYA.CO.ID, BATU - Progres pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu telah mencapai 63 persen.

Target untuk mencapai 80 persen pada akhir tahun 2022 pun kemungkinan besar bisa diwujudkan.

Deputi Project Manager PT Sasmito, Joko Suwarno cukup optimis bisa mengejar target.

Bahkan meskipun saat ini memasuki musim penghujan, kondisi tersebut tidak menjadi kendala berarti bagi pembangunan pasar.

Pasalnya, kerangka bangunan pasar telah terbangun. Saat ini, pekerja banyak menyelesaikan unit-unit di dalam gedung.

Joko juga mengatakan jumlah kendaraan berat di lokasi proyek telah berkurang. Awalnya, ada lima kendaraan berat, kini sisa dua saja.

"Kalau sampai akhir tahun kemungkinan sudah 80 persen pengerjaan," katanya, Jumat (11/11/2022).

400 pekerja dikerahkan untuk mengerjakan proyek nasional tersebut.

Ia berencana menambah jumlah pekerja untuk mempercepat pembangunan konstruksi dengan perhitungan teknis.

"Mungkin akan ada 10 pekerja khusus yang mengerjakan hal-hal teknis," katanya.

Pekerjaan lain yang sedang diselesaikan yakni penyekatan lapak, pengecatan, dan pengerjaan saluran drainase. Sembilan zona sesuai DED telah dirampungkan. Pembangunan pasar ini diperkirakan rampung pada Mei 2023.

"Semoga bisa sabar menunggu, karena kemungkinan revitalisasi rampung sampai 100 persen pada Mei 2023 mendatang," paparnya.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko beberapa waktu lalu menyataka perlu ada beberapa hal yang perlu disiapkan seperti green building dan bagaimana masyarakat bisa mendukung pembangunan pasar.

"Selain itu juga masukan agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman dengan pasar baru tapi juga berdagang dengan laris, semua dapat rejeki secara adil dan merata,” ungkap Dewanti.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved