Berita Surabaya

Amankan Kepemilikan Aset, PD Pasar Surya Kerja Sama dengan BPN Kota Surabaya

Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya mengantisipasi permasalahan kepemilikan aset.

surya.co.id/bobby kolloway
Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya mengantisipasi permasalahan kepemilikan aset. BUMD milik Pemkot ini lantas menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya I dan II. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya mengantisipasi permasalahan kepemilikan aset.

BUMD milik Pemkot ini lantas menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya I dan II.

Melalui kerja sama ini, aset 67 pasar aktif yang berada di bawah naungan PD Pasar Surya terlindungi.

"Apabila ke depan legalitas tanah itu aman, maka ini akan menjadi modal melangkah ke depan," kata Direktur Utama PD Pasar Surya Kota Surabaya, Agus Priyo di Surabaya, Rabu (2/11/2022).

Kegiatan MoU yang berlangsung Selasa (1/11/2022) ini turut disaksikan oleh sejumlah perwakilan Pemkot Surabaya.

Di antaranya, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam di lingkungan Pemkot Surabaya.

Baca juga: Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Disambar Kereta Api Dekat Pasar Turi Surabaya

Baca juga: Intensitas Hujan Lebat, Dua Sekolah di Kota Mojokerto Terendam Banjir

Agus Priyo melalui kerjasama ini memastikan seluruh lahan aset yang dikelola PD Pasar Surya itu akan disertifikasi. Ini akan mengantisipasi lahan dari sengketa.

Dengan demikan, pembangunan pasar bisa maksimal dengan melibatkan investor.

"Sebab, untuk mendatangkan investasi juga perlu adanya kepastian bentuk sertifikat dan lahannya apa," terangnya.

Di sisi lain, Kepala BPN Surabaya I, Kartono Agustiyanto mendukung pengamanan aset-aset milik pemerintah. Termasuk, proses pemetaan bidang tanah.

Menurut dia, MoU ini menjadi langkah awal bagi BPN Surabaya I dalam mensertifikasi seluruh aset PD Pasar Surya.

"Kami juga akan membantu administrasi, kemudian kita juga membantu berbagai macam masalah," tambahnya.

Baca juga: Buka Pabrik Produksi Keempat di Indonesia, De Heus Janji Jaga Akses Pangan Aman dan Sehat

Baca juga: Tingkatkan Kinerja, Aparatur Kelurahan dan Kecamatan di Kota Kediri Mendapatkan Pembinaan

Hal yang sama juga disampaikan Kepala BPN Surabaya II, Lampri.

"Kami akan memetakan bidang-bidang tanah agar kemudian hari tidak menjadi persoalan," kata Lamri.

Sertifikasi aset akan dimulai dengan pengumpulan data bidang tanah, pematokan kepada semua bidang tanah aset tersebut, hingga datanya juga harus segera dipersiapkan.

Apabila tak menemui persoalan, proses sertifikasi itu bisa dilakukan selama sebulan.

"Kami support penuh kaitannya dengan aset PD Pasar Surya. Inikan suatu bentuk tertib administrasi pertanahan," katanya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved