Berita Mojokerto

Intensitas Hujan Lebat, Dua Sekolah di Kota Mojokerto Terendam Banjir

Dua lembaga pendidikan yang tergenang banjir yaitu sekolah SDN Wates 5 dan MI Darul Huda Kota Mojokerto.

surya.co.id/mohammad romadoni
Sekolah SD di Kota Mojokerto terendam banjir dampak intensitas hujan deras, Rabu (2/11/2022). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Intensitas hujan deras mengakibatkan dua sekolah di Kota Mojokerto terendam banjir.

Pantauan di lokasi dua lembaga pendidikan yang tergenang banjir yaitu sekolah SDN Wates 5 dan MI Darul Huda Kota Mojokerto.

Meski dampak banjir tidak menghambat pembelajaran di sekolah namun guru dan siswa kerja bakti untuk membersihkan area yang hingga Rabu (2/11/2022) pagi masih terendam air setinggi kurang lebih 25 sentimeter.

Kepala SDN Wates 5, Nisa Chania Zamzani mengatakan hujan deras menyebabkan banjir merendam halaman sekolah sejak Senin (1/11/2022) malam.

"Dari pantauan kamera CCTV banjir menggenang di halaman sekolah hingga depan ruangan guru sekitar pukul 21.00 WIB," jelasnya, Rabu (2/11/2022).

Baca juga: Memasuki Musim Hujan, BPBD Situbondo Hentikan Pengiriman Air Bersih untuk Masyarakat

Sejumlah siswa yang hendak masuk ke kelas terpaksa digendong oleh penjaga sekolah melewati genangan air yang merendam halaman tersebut.

Pihak sekolah juga mengalihkan akses jalan menuju kelas melewati area belakang sekolah.

"Tadi kita alihkan siswa masuk melalui pintu belakang sekolah menuju kelas," ungkapnya.

Nisa mengaku pihak sekolah telah berupaya mengatasi banjir mandiri dengan mesin diesel untuk menyedot air yang menggenangi halaman.

Baca juga: Dua Tahun Vakum Akibat Pandemi, Nelayan Lohgung Lamongan Gelar Petik Laut Tanpa Larung Sesaji

"Kita juga melakukan upaya penyedotan air supaya halaman tidak tergenang air," ucapnya.

Banjir juga merendam sekolah MI Darul Huda yang kondisinya setinggi sekitar 15-25 sentimeter.

Kepala MI Darul Huda, Riha Mustofa menjelaskan pemicu banjir dari luapan sungai di depan sekolah sehingga memicu genangan air.

"Kalau banjir sudah mulai tadi malam saat hujan deras drainase sekolah berfungsi namun air sungai masuk menyebabkan banjir di sekolah," bebernya.

Menurut dia, setidaknya ada 15 kelas yang terdampak banjir dan merendam halaman sekolahnya.

"Tadi guru dan siswa kerja bakti saat jam pelajaran 1-3 dipakai bersih-bersih setelah itu dilanjutkan kembali pembelajaran di kelas," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved