Minggu, 12 April 2026

Berita Surabaya

PLN Bantu Kampung Batara Papring Banyuwangi Resmikan Rumah Budaya

Program PLN Peduli hadir membantu Kampung Batara Papring Banyuwangi dalam mengembangkan pendidikan serta  kebudayaan dan kearifan lokal

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
PLN UIP JBTB
Peresmian Kampung Batara Papring yang dikembangkan melalui program PLN Peduli di kawasan Banyuwangi. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - PLN melalui Program PLN Peduli hadir membantu Kampung Batara Papring Banyuwangi dalam mengembangkan pendidikan serta  kebudayaan dan kearifan lokal agar pendidikan dapat berkembang dan dapat tumbuh serta mengakar kuat sehingga kekayaan budaya setempat akan terus terpelihara.

Kegiatan TJSL PLN UIP JBTB kali ini dipedomani ISO 26000 menyentuh pengembangan pendidikan dan kebudayaan.

"Diharapkan dengan kiprah PLN Peduli di Indonesia dapat berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang lebih dikenal dengan Sustainable Development Goals," kata Muhammad Ramadhansyah, General Manager PLN UIP JBTB, Selasa (1/11/2022).

Ramadhansyah menambahkan, PLN melalui Programnya PLN Peduli sangat memperhatikan daerah sekitar terutama transmisi PLN.

"Pendidikan dan kebudayaan menjadi salah satu perhatian Program PLN Peduli, terlebih Kalipuro berada di daerah sekitar rencana pembangunan SUTET 500 kV Paiton-Watudodol/Kalipuro," jelasnya.

PLN sangat mendukung pengembangan pendidikan terutama pada Kampung Batara Papring ini.

Pendidikan disinergikan dengan kearifan lokal sehingga sangat kaya akan kebudayaan dan nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri untuk dikembangkan menjadi desa wisata edukasi berbasis kearifan lokal.

Kampung Batara Papring telah 2 tahun menjadi Binaan PLN UIP JBTB, dan PLN berharap melalui bantuan program PLN Peduli ini, masyarakat akan semakin maju sehingga diharapkan kesejahteraan masyarakat berangsur-angsur akan membaik dengan meningkatkan pendidikan di daerah setempat.

"PLN Peduli selalu mengembangkan masyarakat sehingga taraf hidup masyarakat dapat meningkat, hal inilah yang mendorong PLN juga memberikan bantuan kepada Kampung Batara Papring," ungkap Ramadhansyah.

PLN menyentuh sisi pengembangan pendidikan serta pengembangan kebudayaan.

Rumah Budaya yang diresmikan merupakan sarana untuk pengembangan pendidikan, masyarakat dapat menggunakan sebagai tempat belajar Sekolah Adat, Sekolah Keaksaraan dan Sekolah Kesetaraan.

"Kami berharap dengan bantuan PLN dan stakeholder yang terlibat, kekayaan kebudayaan di daerah ini akan terpelihara sejalan dengan peningkatan pendidikan," beber Ramadhansyah.

Dengan kedua hal ini , PLN optimis akan muncul SDM-SDM unggul sehingga masyarakat dapat semakin berkualitas dan kesejahteraan akan semakin meningkat.

“PLN juga sangat menyoroti perkembangan pendidikan, yang kami percaya bahwa pendidikan merupakan komponen utama dalam pengembangan suatu bangsa. PLN telah 2 tahun membina Kampung Papring Batara mengembangkan Pendidikan serta UKM setempat yang kami percaya akan selalu berprogress dalam meningkatkan kesejahteraan setempat," papar Ramadhansyah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved