Sabtu, 25 April 2026

BIODATA Bambang Hendarso Danuri Eks Kapolri yang Datangi Mabes Polri dan Prihatin Kasus Ferdy Sambo

Berikut profil dan biodata Bambang Hendarso Danuri, salah satu eks Kapolri yang ikut datangi Mabes Polri, Kamis (27/10/2022).

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews/Herudin
Bambang Hendarso Danuri, satu dari tujuh Eks Kapolri yang Datangi Mabes Polri karena Prihatin Kasus Ferdy Sambo. Simak profil dan biodatanya. 

Kasus itu juga mendapat perhatian Presiden Jokowi. Beberapa waktu lalu di hadapan para petinggi Polri, Jokowi mengungkapkan, kasus Ferdy Sambo menurunkan kepercayaan masyarakat.

Peristiwa kedua, tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter sepak bola dipicu gas air mata kedaluwarsa yang ditembakkan anggota polisi.

Peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober 2022 ini menyebabkan sejumlah pejabat Polri di Jawa Timur dicopot oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Salah satu jenderal bintang dua Polri yang kena getahnya adalah Irjen Nico Afinta.

Jabatan Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Jatim dicopot Kapolri pada 10 Oktober 2022.

Sebagai penggantinya, Kapolir menunjuk Irjen Teddy Minahasa.

Namun, empat hari kemudian atai 14 Oktober 2022, Irjen Teddy Minahasa ditangkap diduga terlibat peredaran narkoba.

Peristiwa besar yang menimpa Polri dalam waktu berdekatan itu membuat eks Kapolri pun ingin memberikan masukan agar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri meningkat lagi.

"Jadi kehadiran kami para purnawirawan Polri ini terpanggil tentu dengan situasi yang kita sama-sama prihatin adanya peristiwa," ujar Jenderal (Purn) Tan Sri Dai Bachtiar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2022).

Selain Da'i Bachtiar, enam eks Kapolri lainnya adalah Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri, Jenderal (Purn) Roesmanhadi, dan Jenderal (Purn) Chaerudin Ismail.

Kemudian, Jenderal (Purn) Soetanto, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, dan Jenderal (Purn) Badrodin Haiti.

Dai Bachtiar mengatakan, mereka merasa terpanggil untuk datang ke Mabes Polri.

Dai menjelaskan, pertemuan antara mantan Kapolri sebenarnya rutin dilaksanakan.

Hanya saja, pertemuan kali ini dilakukan demi memberi masukan terkait dengan peristiwa yang dialami Polri dalam beberapa waktu terakhir.

"Pada pertemuan kali ini memang ada sesuatu yang kita ingin berikan masukan, terutama kepada peristiwa yang akhir-akhir ini terjadi," ujanya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved