Jumat, 8 Mei 2026

7 Eks Kapolri Datangi Mabes Polri, Prihatin Kasus Ferdy Sambo, Kanjuruhan dan Irjen Teddy Minahasa

Tujuh eks Kapolri merasa terpanggil dengan peristiwa besar yang menimpa Polri akhir-akhir ini hingga yang menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat.

Tayang:
Editor: Iksan Fauzi
Kompas.com
Tujuh eks Kapolri mengunjungi Mabes Polri, Kamis (28/10/2022). 7 Mereka prihatin atas peristiwa besar yang menghantam Polri, mulai kasus Ferdy Sambo, tragedi Kanjuruhan dan terseretnya Irjen Teddy Minahasa dalam dugaan peredaran narkoba. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Tujuh eks Kapolri merasa terpanggil dengan peristiwa besar yang menimpa Polri akhir-akhir ini hingga yang menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat.

Adapun menurut survei Litbang Kompas, citra positif Polri pada Oktober 2022 mencapai titik terendah dalam dua tahun terakhir.

Adapun sejak Juli 2022 hingga Oktober, institusi Polri menghadapi tiga peristiwa besar, mulai kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabata alias Brigadir J yang diotaki Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo merupakan jenderal Polri bintang dua sebelum dipecat menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Kasus pembunuhan pada 8 Juli 2022 ini menyeret puluhan perwira tinggi hingga bintara Polri di bawah perintah Ferdy Sambo.

Kasus itu juga mendapat perhatian Presiden Jokowi. Beberapa waktu lalu di hadapan para petinggi Polri, Jokowi mengungkapkan, kasus Ferdy Sambo menurunkan kepercayaan masyarakat.

Peristiwa kedua, tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter sepak bola dipicu gas air mata kedaluwarsa yang ditembakkan anggota polisi.

Peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober 2022 ini menyebabkan sejumlah pejabat Polri di Jawa Timur dicopot oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Salah satu jenderal bintang dua Polri yang kena getahnya adalah Irjen Nico Afinta.

Jabatan Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Jatim dicopot Kapolri pada 10 Oktober 2022.

Sebagai penggantinya, Kapolir menunjuk Irjen Teddy Minahasa.

Namun, empat hari kemudian atai 14 Oktober 2022, Irjen Teddy Minahasa ditangkap diduga terlibat peredaran narkoba.

Peristiwa besar yang menimpa Polri dalam waktu berdekatan itu membuat eks Kapolri pun ingin memberikan masukan agar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri meningkat lagi.

"Jadi kehadiran kami para purnawirawan Polri ini terpanggil tentu dengan situasi yang kita sama-sama prihatin adanya peristiwa," ujar Jenderal (Purn) Tan Sri Dai Bachtiar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2022).

Selain Da'i Bachtiar, enam eks Kapolri lainnya adalah Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri, Jenderal (Purn) Roesmanhadi, dan Jenderal (Purn) Chaerudin Ismail.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved