Berita Surabaya

2 Mobil Terperosok di Proyek Box Culvert Pemkot Surabaya, Wawali Cak Ji Tegur Pelaksana Proyek

ebanyak 55 titik saluran di tengah kota Surabaya tengah dikebut untuk mengantisipasi musim hujan yang diprediksi datang lebih cepat.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: irwan sy
nuraini faiq/surya.co.id
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat meninjau pelaksanaan pengerjaan proyek saluran tengah kota, Kamis (6/20/2022). 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 55 titik saluran di tengah kota Surabaya tengah dikebut untuk mengantisipasi musim hujan yang diprediksi datang lebih cepat.

Namun pengerjaan proyek saluran itu masih asal-asalan sehingga nyaris membuat mobil warga celaka.

Ada dua mobil warga terperosok di areal Pengerjaan proyek Box Culvert.

Karena kurangnya pengaman dan papan penanda di lokasi pekerjaan, dua mobil ambles di lokasi yang berbeda.

"Saya mendapati mobil ambles di Kayoon dan Jalan Sumatera. Saya sudah tegur pelaksanaan proyek yang mengabaikan aspek keamanan dan kenyamanan warga," kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Kamis (6/10/2022).

Kontraktor pelaksana proyek saluran dengan sistem box culvert itu telah ditegur.

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) juga diminta mengawasi penuh pelaksanaan proyek saluran di kota ini.

Semua harus dikerjakan sesusi spesifikasi dan selesai tepat waktu.

DSDABM saat ini tengah menuntaskan pengerjaan crossing saluran di sejumlah titik di tengah kota.

Pelaksanan pertemuan saluran itu ditargetkan selesai pada November 2022.

Saat ini, proses pengerjaan crossing itu telah mencapai 60 persen.

Semua proyek itu harus dikerjakan dengan profesional, terutama menyangkut kenyamanan dan keamanan warga.

Wawali Cak Ji minta dilakukan rekayasa lalu lintas untuk hindari kemacetan.

"Pengerjaan saluran di tengah kota hampir bersamaan dengan jam padatnya kendaraan. Akibatya kemacetan sulit terhindarkan. Kita akan sosialisasikan dan pengaturan arus lalu lintas," tandas Cak Ji.

Politisi Senior PDIP yang dua periode menjabat ketua DPRD Kota Surabaya itu menjelaskan bahwa perubahan musim penghujan yang diperkirakan datang lebih awal harus menjadi perhatian untuk dapat bekerja lebih keras agar dapat selesai lebih awal.

Dia juga berharap nanti saat musim hujan tiba, titik genangan dapat berkurang drastis terutama di surabaya pusat dan selatan.

Hujan kemarin sudah terlihat hasilnya tak ada genangan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved