Susunan Bacaan Tahlil Lengkap dan Doa Arwah Tulisan Arab serta Artinya

Berikut ini susunan bacaan tahlil lengkap dan doa arwah tulisan arab dan artinya, untuk mendoakan orang meninggal.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Canva
Ilustrasi - bacaan tahlil lengkap disertai doa tahlil atau doa arwah. 

SURYA.CO.ID - Berikut susunan bacaan tahlil lengkap dan doa arwah dalam tulisan Arab serta artinya.

Bacaan tahlil biasa dipakai sebagian umat Islam untuk mendoakan orang meninggal, yaitu pada tujuh hari pertama, 10 harinya, 40 harinya, 100 harinya dan 1000 harinya.

Susunan bacaan tahlil terdiri dari Surat Al Fatihah, Surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas, Ayat Kursi, awal dan akhir Surat Al Baqarah, dzikir pilihan seperti tahlil, tasbih, tahmid, sholawat dan ditutup dengan doa tahlil atau doa arwah.

Melansir buku Tahlil dan Kenduri Tradisi Santri dan Kiai, Pustaka Pesantren (grup LKiS) 2009, doa tahlil berisi permohonan agar pembaca mendapat kebaikan dan berkah.

Doa tahlil juga berisi permohonan agar pahala diberikan kepada arwah yang diniatkan secara khusus, dan arwah kaum muslimin muslimat secara umum.

Susunan Doa Tahlil Lengkap

1. Pengantar Al-Fatihah

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وصَحْبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

Ila hadrotin nabiyi Shollallahu 'alaihi wasallam, wa alihi wa shohbihi syaiun lillahi lahumul fatihah..

Artinya, “Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan para sahabatnya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah…”

2. Al Fatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الَّمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِ يْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ. اَمِينْ

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaahi robbil'aalamiin. Arrohmaanir rohiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana'budu wa iyyaakanasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shiroothol ladziina an'amta' alaihim ghoiril maghdhuubi'alaihim waladhaalliin.

Artinya, “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kaukabulkan permohonan kami.”

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved