Tragedi Arema vs Persebaya Surabaya
UPDATE Daftar Nama Korban Arema vs Persebaya, Keseluruhan Mencapai 304 Orang
Berikut update daftar nama korban Arema FC vs Persebaya menurut keterangan polisi, mencapai 304 orang.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Berikut update daftar nama korban meninggal dalam kerusuhan Arema vs Persebaya, usai laga Liga 1 2022 pekan ke-11 di Stadion kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).
Informasi terbaru disampaikan kepolisian bahwa, korban Arema vs Persebaya yang meninggal mencapai 125 jiwa.
Selain 125 korban meninggal, terdapat 21 orang mengalami luka berat dan 304 luka ringan.
Jika ditotal keseluruhan hingga hari ini, korban mencapai 455 orang.
Polisi menyebut korban meninggal dunia tersebut telah berhasil diidentifikasi, dan sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk disemayamkan.
"Semua korban yang meninggal dunia, sudah diambil pihak keluarga," kata Irjen Pol Dedi Prasetyo, Kepala Devisi Humas Polri saat konferensi pers, Senin (3/10/2022).
Sejumlah korban selamat yang mengalami luka berat masih menjalani perawatan medis di RSUD Kanjuruhan Malang dan RSSA Malang.
Baca juga: KOMPAK, Klub Sepak Bola Liga 1 2022 Lakukan Ini Sebagai Tanda Duka Cita Karena Tragedi Kanjuruhan
Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Salat Ghaib untuk Korban Tragedi Arema vs Persebaya
Daftar Nama Korban Meninggal
Berikut daftar korban Arema vs Persebaya yang telah meninggal dunia, menurut info pihak kepolisian yang disampaikan pada awak media, Minggu (2/10/2022).



Korban meninggal kehabisan oksigen
Dalam keterangannya, Nico menduga kuat salah satu penyebab jatuhnya korban lantaran kehabisan oksigen akibat berdesakan.
"Suporter keluar di satu titik. Kalau gak salah di pintu 10 atau pintu 12. Di saat proses penumpukan itu terjadi berdesakan sesak napas dan kekurangan oksigen."
"Tim gabungan sudah melakukan upaya penolongan dan evakuasi ke rumah sakit," jelasnya.
Tragedi Stadion Kanjuruhan juga menyebabkan kendaraan dinas Polisi rusak.
"Kendaraan yang rusak diserang berjumlah 13 mobil rusak, 10 di antaranya mobil dinas Polri. Sisanya mobil pribadi," ucap Nico.