Tragedi Arema vs Persebaya Surabaya

SIKAP FIFA soal Tragedi Arema vs Persebaya: Ucapan Duka Infantino & Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Presiden Gianni Infantino segera memberi ucapan belasungkawa bagi korban meninggal dunia dalam tragedi Arema vs Persebaya, alih-alih bicara sanksi.

FABRICE COFFRINI/AFP via Kompas.com
Ilustrasi - Gianni Infantino Presiden FIFA yang berkomentar soal tragedi Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan 

SURYA.CO.ID - Tak perlu waktu lama bagi FIFA, federasi sepak bola dunia, dalam menanggapi tragedi Arema vs Persebaya yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).

FIFA, melalu Presiden Gianni Infantino segera memberi ucapan belasungkawa bagi korban yang meninggal dunia dalam tragedi Arema vs Persebaya, alih-alih membicarakan sanksi dan denda.

Agaknya, bagi mereka kemanusiaan dan rasa empati tetap hal utama yang perlu disampaikan sebagai induk sepak bola dunia.

Baca juga: CERITA Pilu Korban Tewas Tragedi Arema vs Persebaya: Ada Remaja Yatim Piatu hingga 3 Kerabat Tiada

Menurut Infantino, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang merenggut korban ratusan orang meninggal dunia merupakan "hari kelam sepak bola dunia".

"Ini adalah hari kelam bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia sepak bola, sebuah tragedi di luar pemahaman," kata Infantino, melalui laman resmi FIFA.

"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, rekan-rekan korban yang kehilangan nyawa setelah kejadian tragis ini."

"Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami tujukan kepada para korban, mereka yang terluka."

"Bersama dengan rakyat Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia, Federasi Sepak Bola Indonesia, Liga Sepak Bola Indonesia, pada saat yang sulit ini," tutur Infantino.

Tak hanya ucapan belasungkawa, FIFA juga mengibarkan bendera anggota federasi setinggi setengah tiang.

"Semua bendera Asosiasi dan Konfederasi Anggota FIFA sekarang berkibar setengah tiang di markas besar FIFA," tulis pernyataan FIFA.

"(Pengibaran bendera setengah tiang) sebagai wujud penghormatan kepada mereka yang kehilangan nyawa," FIFA menambahkan.

Baca juga: Buntut Tragedi Arema vs Persebaya, Wakil Ketua PWNU Jatim Minta Pengurus PSSI Mundur

Pernyataan Jokowi

Terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah memberikan pernyataan duka cita sekaligus menegaskan agar ada evaluasi.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang, saudara saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur."

"Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik."

"Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri dan ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya."

"Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini," demikian pernyataan resmi Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1 2022-2023 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan.

Baca juga: PBNU Serukan Salat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Usai Laga Arema FC vs Persebaya

Jadi Perhatian Dunia

Kerusuhan yang meledak di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10/2022) malam WIB tak luput dari perhatian insan sepak bola dunia.

Media-media olahraga besar Eropa seperti Marca dan The Guardian Sport turut menjadikan tragedi Kanjuruhan sebagai salah satu tajuk utama mereka.

Sementara itu, klub-klub Liga Spanyol melakukan hening cipta sebagai tanda duka cita terhadap tragedi di Kanjuruhan.

Hal tersebut terlihat ketika Espanyol bersua Valencia pada laga pekan ke-7 kompetisi teratas Liga Spanyol, La Liga, di RCDE Stadium.

Sebelum bertanding, para pemain dari kedua tim mengheningkan cipta untuk korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

Baca juga: Empati Tragedi Arema FC vs Persebaya Terus Mengalir, BMH Jatim Terjunkan Ambulance ke Malang

Update Jumlah Korban Tragedi Arema vs Persebaya

Berdasar data yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat berkunjung ke Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022), jumlah korban meninggal dunia tragedi Arema vs Persebaya adalah 125 orang.

Pembaruan data tersebut berdasarkan hasil verifikasi terakhir yang dilakukan polisi dan instansi terkait pada Minggu (2/10/2022).

"Hasil verifikasi terakhir dari seluruh dinkes di Malang Raya, kami konfirmasi sampai saat ini yang meninggal dari awal diinformasikan sebanyak 129 orang, data terakhir jumlahnya 125. Karena ada yang tercatat ganda," ujar Sigit saat jumpa pers di Stadion Kanjuruhan baru saja.

Menurut Sigit, tim terus bekerja untuk melakukan pemutakhiran data kepada masyarakat, khususnya keluarga yang sedang mencari anggota keluarganya yang tewas akibat tragedi memilukan tersebut.

"Untuk tahap awal tim DVI sudah bekerja untuk menetapkan identitas para korban yang meninggal dunia," papar Sigit.

Terakhir, Sigit menyatakan jika pihaknya akan melakukan investigasi secara mendalam untuk mengungkap penyebab banyaknya kasus kematian usai laga Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu lalu.

"Kami akan melaksanakan pengusutan terkait proses penyelenggaraan pertandingan. Termasuk investigasi untuk mengungkap penyebab banyaknya jatuhnya korban," tutupnya.

Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    19
    12
    3
    4
    32
    25
    6
    39
    2
    Persija Jakarta
    20
    11
    5
    4
    27
    11
    10
    38
    3
    PSM Makasar
    20
    10
    8
    2
    35
    8
    19
    38
    4
    Madura United
    20
    11
    3
    6
    26
    14
    8
    36
    5
    Bali United
    20
    11
    2
    7
    44
    21
    14
    35
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved