Berita Gresik

Pemkab Gresik Dorong Pengusaha Sarang Burung Walet Berbasis UMKM Jajaki Pasar Ekspor

Kunjungan Wapres kali ini disambut hangat Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani dan Wakilnya Hj. Aminatun Habibah.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Humas Pemkab Gresik
Wakil Presiden RI K.H Maruf Amin (duduk tengah) bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (duduk belakang) saat menuju masjid Jami , Jumat (30/9/2022). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pemkab Gresik akan membantu dan mendukung pengusaha burung walet berbasis UMKM untuk menjajaki pasar ekspor.

Hal ini sesuai arahan Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin, agar 29 peternak dan pengusaha Sarang Burung Walet (SBW) yang berbasis UMKM di Kabupaten Gresik bisa menembus pasar global.

Arahan ini disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat kunjungan kerjanya ke PT. Husein Alam Indah di Desa Golokan Kecamatan Sidayu Kab. Gresik bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Jumat (30/9/2022).

Kunjungannya kali ini disambut hangat Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani dan Wakilnya Hj. Aminatun Habibah.

Untuk diketahui, PT. Husein Alam Indah adalah salah satu industri pengelolaan Sarang Burung Walet (SBW).

PT Husein Alam Indah mendapatkan pasokan SBW dari para peternak dan pengusaha SBW yang berbasis UMKM.

Saat berkunjung, Wapres bersama rombongan juga meninjau perkembangan potensi ekspor industri walet di pasar global.

Saat mendampingi kunjungan Wapres, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebutkan, Pemkab Gresik mendukung penuh para pelaku UMKM SBW.

Hal ini terlihat lewat kemudahan dalam pengurusan izin dan legalitas usaha.

Kemudahan itu mulai dari sertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pengajuan merek dagang, sertifikasi halal, sampai dengan Nomer Induk Berusaha (NIB) yang bisa diurus secara online.

"Bersama Bea Cukai kami saat ini melakukan pendampingan terhadap peternak SBW dan UMKM lewat program Klinik Ekspor. Tujuannya agar peternak dan pengusaha SBW Gresik mampu menembus pasar global," kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik.

Dalam prakteknya, program ini telah terbukti keampuhannya.

Pada tahun 2021, nilai ekspor Gresik yang hanya tercatat USD 6.920,51 mengalami peningkatan pada periode yang sama tahun ini menjadi USD 34.154,56.

Tercatat ada 21 UMKM yang sudah melakukan ekspor, salah satunya adalah UMKM Birdnestjoy milik Uly Darojah yang bergerak di sektor minuman kesehatan dari sarang burung walet.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved