Minggu, 12 April 2026

Berita Banyuwangi

Bupati Ipuk Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2022 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Sabtu (1/10/2022).

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Haorrahman
Bupati Banywuangi, Ipuk Fiestiandani memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2022 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Sabtu (1/10/2022). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2022 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Sabtu (1/10/2022).

Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah dan anggota Forkopimda. Di antaranya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa, Dandim 0825 Letkol Kav Eko Julianto Ramadan, Danlanal Letkol Laut (P) Ansori, Ketua DPRD I Made Cahyana Negara dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Hadir pula Sekretaris Daerah Mujiono, para veteran, tokoh masyarakat dan jajaran OPD Kabupaten Banyuwangi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Bupati Ipuk tampak mengenakan setelan jas lengkap berwarna hitam. 

Setelah menerima laporan dari komandan upacara, Bupati Ipuk selaku inspektur upacara memimpin sesi mengheningkan cipta untuk mengenang pahlawan revolusi.

"Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa mengheningkan cipta dimulai," kata Bupati Ipuk.

Dalam upacara tersebut, ada foto-foto Pahlawan Revolusi yang dipajang. Di antaranya Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Raden Suprapto, Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean, Kolonel (Anumerta) Sugiyono Mangunwiyoto, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Mas Tirtodarmo Haryono, dan Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman.

Seusai upacara, Bupati Ipuk menjelaskan tujuan memajang foto para pahlawan. Ini untuk mengenang jasa-jasa mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk mempertahankan ideologi Pancasila.

"Para Pahlawan Revolusi yang gugur itu demi mempertahankan ideologi Pancasila melawan gerakan Partai Komunis Indonesia. Ini harus kita hargai dan menjadi pegangan kita. Bahwa Pancasila adalah ideologi bangsa kita yang wajib kita pertahankan dan lestarikan,” kata Bupati Ipuk.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved