Berita Gresik

Permudah Penanganan Kebakaran, Tiap Kecamatan di Gresik Harus Punya Posko Pemadam Kebakaran

Jumlah kebakaran di Gresik sampai bulan September sudah melampaui jumlah kebakaran tahun lalu.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Damkar Kabupaten Gresik
Petugas memadamkan api di Sumberrame, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik beberapa bulan lalu. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Setiap kecamatan di Kabupaten Gresik harus memiliki posko pemadam kebakaran untuk mempermudah penanganan kebakaran di wilayah Gresik.

Jumlah kebakaran di Gresik sampai bulan September sudah melampaui jumlah kebakaran tahun lalu.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan hanya memiliki tiga posko pemadam kebakaran.

Di wilayah utara berada di Kecamatan Dukun, kemudian di wilayah selatan berada di Driyorejo dan di wilayah tengah ada di Kebomas.

Jumlah armadanya pun minim, tujuh kendaraan pemadam dan enam kendaraan suplai.

Untuk mengcover seluas 1.191,25 km⊃2; wilayah Kabupaten Gresik. Dinas Pemadam dan Kebakaran sudah berusaha dengan membuat forum PMK.

Menggandeng perusahaan di Gresik yang memiliki armada Damkar untuk membantu tugas memadamkan api.

Sehingga penanganan bisa jauh lebih cepat jika dibandingkan mengandalkan tiga posko yang tersebar berjauhan.

Anggota Komisi I DPRD Gresik, Ahmad Kusrianto Pujiantoro asal Kecamatan Balongpanggang wilayah perbatasan Gresik mendorong pendirian posko-posko baru untuk penanganan kejadian kebakaran di Gresik.

Meskipun tidak bisa langsung, tetapi dilakukan secara bertahap mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan.

"Tentu idealnya satu kecamatan satu posko, kami dorong bertahap. Minimal satu tahun ada satu sampai dua posko baru ada progresnya," kata pria yang akrab disapa Anton ini, Kamis (29/9/2022).

Pendirian satu posko damkar memerlukan miliaran rupiah.

Misalkan sudah ada bangunan milik daerah yang bisa dimanfaatkan sebagai posko, pemerintah masih harus merogoh kocek minimal Rp 5 miliar untuk keperluan armada pemadaman dan suplai.

Satu armada harganya lebih dari Rp 2 miliar. Belum lagi persoalan personil.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved