Berita Tuban
Material Urukan Makan Ruas Jalur Pantura Tuban, Bahayakan Pengguna Jalan dan Bisa Picu Kecelakaan
Urukan material terlihat memakan ruas jalur pantura sisi utara, tepatnya di Dusun Bogang, Desa Beji, Jenu, Tuban.
Penulis: M. Sudarsono | Editor: irwan sy
Berita Tuban
SURYA.co.id | TUBAN - Urukan material terlihat memakan ruas jalur pantura sisi utara, tepatnya di Dusun Bogang, Desa Beji, Jenu, Tuban.
Material yang diduga digunakan untuk Tembok Penahan Tanah (TPT) tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan bisa memicu kecelakaan.
Sebab sudah membentuk layaknya gundukan dan minim penerangan di lokasi.
"Sudah sekitar tiga minggu kondisinya begini," kata warga sekitar, Saifun kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).
Menurutnya, banyak warga yang resah akan keberadaan material yang tidak diketahui siapa pemilik atau penggarap proyek tersebut.
Sebab hanya dibiarkan dan tidak terlihat aktivitas pengerjaan, hanya ada tanda mirip police line dan barrier.
Tak hanya itu, sebagian material juga berjatuhan di saluran irigasi, sehingga mengganggu kelancaran air di sawah.
Disinggung kapan TPT di sekitar ambrol, ia menyebut sudah satu tahunan.
"Tidak ada pengerjaan selama tiga pekan ini, tidak tahu proyek siapa itu, kalau tahu ya ditegur warga, karena dibiarkan begitu saja," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) Tuban, Agung Supriyadi, menyatakan jika jalan itu bukan kewenangan Pemda Tuban.
Jalan tersebut merupakan kewenangan Dinas PUPR Pusat.
"Terima kasih infonya, akan segera kami teruskan ke Pejabat pembuat komitmen (PPK)," pungkasnya.