Jumat, 1 Mei 2026

Berita Surabaya

arik Antusias Pendonor dari Perusahaan, PMI Kerjasama dengan Disnaker Jatim pada Hari PMI ke-77

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya melakukan penandatanganan MoU debgab Disnakertrans Provinsi Jawa Timur pada peringatan Hari PMI ke-77

Tayang:
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: rahadian bagus priambodo
surya.co.id/bob
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Sabtu (17/9/2022). Berlangsung dalam peringatan Hari PMI ke - 77, acara yang berlangsung di Balai Kota Surabaya ini juga disaksikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. 

SURYA.co.id|SURABAYA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Sabtu (17/9/2022). 

Berlangsung dalam peringatan Hari PMI ke - 77, acara yang berlangsung di Balai Kota Surabaya ini juga disaksikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. 

Ketua PMI Kota Surabaya Hendro Gunawan mengatakan kerjasama ini diharapkan bisa memastikan stok darah aman. Melalui kerjasama ini, acara donor darah bisa dilakukan dengan menggandeng perusahaan dengan sasaran para pekerja. 

"Kami ingin menggugah empati warga, di antaranya pekerja. Sehingga, kesejahteraan bisa ditingkatkan, terutama di bidang kesehatan," kata Hendro di sela acara. 

Saat ini, pendonor di Surabaya ditargetkan mencapai 12 ribu orang dalam satu bulan. Sekalipun telah terpenuhi, jumlah tersebut masih bisa dioptimalkan.

Apalagi, terjadi tren peningkatan di dua tahun terakhir. Mengingat, saat penanganan Covid-19, para pendonor hanya mencapai 6.000 sampai 8.000 pendonor. 

"Bagi pendonor sukarela 50 kali pada tahun 2021 mendapat penghargaan pada 2022 dan diberikan oleh Pemkot Surabaya," kata Hendro yang juga Sekretaris Daerah Kota Surabaya ini. 

Kepala Dinas Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo menjelaskan bahwa mendukung kemanusiaan merupakan tanggungjawab seluruh pihak. Menurutnya, bukan hanya penerima saja yang menerima manfaat, namun juga pendonor. 

Termasuk, para pekerja di perusahaan di Jawa Timur. "Kami dorong untuk melakukan donor darah bagi pekerja," katanya. 

Ada beberapa manfaat yang diterima. Di antaranya, pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masing-masing karyawan. "Pertama, terdeteksi apakah pekerjanya sehat atau tidak," katanya. 

"Kedua, ketika karyawan sehat maka produktivitas mereka akan tinggi dan perusahaan akan menerima keuntungan dari pekerja yang sehat," katanya. 

Pada akhirnya, masyarakat bisa mendukung kemanusiaan. "Ketiga, kita ingin membangun kesadaran bahwa kalau tubuh kita sehat maka mari memberikan bantuan kemanusiaan," kata Himawan.

Tak hanya soal donor darah, sinergi dengan PMI juga diwujudkan terkait program-program kesehatan dan keselamatan kerja. Terutama, dalam audit perusahaan. 

Terutama, dalam membangun sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3). "Kami bersama PMI berkeliling ke seluruh Jatim sambil membangkitkan spirit di tingkat lokal. Ini sebagai contoh anak-anak muda, pekerja, dan perusahaan di Jawa Timur untuk memiliki kepedulian," ucapnya.  

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendukung kolaborasi ini. Melalui kerjasama tersebut, Cak Eri optimis kebutuhan stok darah PMI di Kota Surabaya bisa terpenuhi. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved