Berita Surabaya

Pemprov Jatim Kucurkan Anggaran Rp 257 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM

Selain itu juga akan digelar Gelar Pasar Pangan Murah di 20 lokasi, Total Anggaran sebesar Rp 600 Juta.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/fatimatuz
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan perlindungan sosial kepada 5 orang sopir bemo/truk Penerima Pembebasan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Angkutan Umum dan barang, 5 orang Penerima Program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas, serta 5 orang Pemberian Token Listrik untuk Masyarakat Miskin, saat peluncuran program perlindungan sosial di kantor Gubernur Jatim, Jumat (16/9/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program perlindungan sosial sebagai penanggulangan inflasi akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Jumat (16/9/2022).

Tidak tanggung-tanggung, Gubernur Khofifah menyebutkan, total program perlindungan sosial yang dikucurkan Pemprov Jatim bagi warga terdampak kenaikan BBM mencapai Rp 257 miliar.

“Hari ini Jumat, hari yang baik, sehingga kita meluncurkan berbagai program perlindungan sosial untuk mengendalikan inflasi akibat penyesuaian harga dari kenaikan BBM, totalnya Rp 257 miliar,” tegas Khofifah.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menegaskan bahwa total perlindungan sosial dikucurkan itu diwujudkan dalam banyak program baik berupa bansos atau program kegiatan penanggulangan inflasi.

“Setelah kenaikan harga BBM memang ada penyesuaian harga yang fluktuatif. Kita khawatir ini jika tidak ditanggulangi maka akan menurunkan daya beli masyarakat yang menyebabkan kemiskinan potensial meningkat. Maka bersama ini tolong semua ikut memanage dengan betul, sehingga bisa memberikan bantalan sosial ekonomi bagi masyarakat,” tegas Khofifah.

Sejumlah program perlindungan sosial yang dikucurkan Pemprov Jatim yaitu terdiri dari pemberian Top Up Bantuan bagi Penerima Program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp 600.000 per orang untuk 4.000 orang sasaran dengan total bantuan senilai Rp 2,4 Miliar.

Kemudian Bantuan Sosial bagi 24.271 Pengemudi/Ojek Konvensional maupun Online dengan nilai bantuan masing-masing sebesar Rp 600.000.

Total Bantuan untuk pengemudi ojek ini mencapai Rp 14,562 Miliar.

Selain itu juga ada program Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor bagi 34.917 Angkutan Umum Orang dan barang, dengan total anggaran sebesar Rp 64,147 Miliar.

Tak hanya itu Bantuan Sosial juga diberikan Pemprov Jatim bagi 30.000 pelaku Usaha Mikro.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved