Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

KASUS SUBANG TERBARU, Ini Alasan Polisi Terkesan Lambat Ungkap Pembunuh Tuti Suhartini dan Amel

Berikut Alasan Polisi Terkesan Lambat Ungkap Pembunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. Simak selengkapnya di Kasus Subang Terbaru.

kolase Tribun Jabar
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo (kiri) dan TKP kasus Subang (kanan). Simak Alasan Polisi Terkesan Lambat Ungkap Pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

SURYA.co.id - Update kasus Subang terbaru kali ini membahas tentang penjelasan terkini dari pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, membeberkan alasan penyidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang terkesan lambat.

Menurut Ibrahim, hal itu lantaran pihaknya tak mau tergesa-gesa menentukan siapa pembunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Berikut rangkuman fakta selengkapnya melansir dari Tribun Jabar dalam artikel 'Lebih dari Setahun Kasus Subang, Polda Jabar: Memang Terkesan Lambat, tapi Penyidik Berhati-hati'.

1. Polisi harus berhati-hati

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, mengatakan polisi memiliki berbagai kendala dalam mengungkap kasus Subang. 

Baca juga: UPDATE KASUS SUBANG, Hubungan Yoris dan Yosef Diisukan Tak Harmonis, Dimanfaatkan Si Pelaku?

"Memang ini terkesan agak lambat, penyidik berusaha untuk berhati-hati dalam memutuskan dan menetapkan mengarah adanya tersangka," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Selasa (13/9/2022).

"Ini harus memenuhi pasal 184 KUHAP, alat bukti harus betul-betul bisa diselaraskan dengan undang-undang sehingga tak bisa sembarangan menetapkan orang," katanya.

2. Sudah memeriksa 122 saksi

Upaya mengungkap kasus tersebut, kata Ibrahim Tompo, penyidik pun sudah memeriksa 122 saksi dan 218 alat bukti.

"Sampai saat ini penyidik berusaha keras untuk mengungkap perkaranya.

Kami cuma mohon doa saja supaya cepat terungkap dan penyampaian terhadap progres penyidikan tetap berjalan," ucapnya.

3. Yoris dan Yosef Diisukan Tak Harmonis

Sementara itu, beredar isu ketidakharmonisan Yoris dan Yosef.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved