Sambang Kampung

Warga Kampung Sayur Simomulyo Baru Kota Surabaya Hampir 10 Tahun Aktif Budidaya Tanaman

Hampir 10 tahun Warga Kampung Sayur RT 09 RW 03 Kelurahan Simomulyo Baru Kota Surabaya aktif melakukan budidaya berbagai jenis tanaman.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/zainal arif
Warga Kampung Sayur membuang sampah ke tong sampah plastik di kawasan RT 09 RW 03 Kelurahan Simomulyo Baru Kota Surabaya, Senin (12/9/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Hampir 10 tahun Warga Kampung Sayur RT 09 RW 03 Kelurahan Simomulyo Baru Kota Surabaya aktif melakukan budidaya berbagai jenis tanaman.

Saat menyusuri kampung ini orang pasti menjumpai berbagai jenis tanaman yang sudah ditanam sejak 2013 di jalanan kampung, balai RT, depan rumah warga hingga bantaran sungai.

Terlihat ada banyak tanaman buah di antaranya jeruk, jambu biji, jambu air, nangka hingga alpukat yang begitu segar.

Tak hanya buah-buahan, ada juga tanaman toga seperti tanaman patah tulang, tujuh duri, asam kencur, lavender, kumis kucing, pandan dan masih banyak lainnya.

Kampung ini terbilang sukses menerapkan urban farming di wilayahnya.

Kampung yang berhasil lolos 150 besar Surabaya Smart City 2022 ini berhasil memaksimalkan lahan kosong yang terbatas menjadi lahan penuh dengan berbagai jenis tanaman.

Baca juga: Profesor Asal Jepang Kunjungi Kampung Sayur di Simomulyo Baru Kota Surabaya

Sejalan dengan nama barunya Kampung Sayur (Sebelumnya Kampung Songo), sejak bulan Juli tahun 2021 diketahui kampung yang dihuni 78 KK ini gencar melakukan kegiatan urban farming aneka jenis sayuran.

Di antaranya terong, tomat, cabai, selada, pokcoy, kangkung, bayam, seledri, walu putih dan masih banyak lainnya.

Ketua RT 9, Nyoman Kusuma menjelaskan alasan warganya fokus menanam sayuran karena cepat membuahkan hasil atau dipanen.

Hal itu sejalan dengan keinginan warga setempat agar memiliki hasil tanaman sendiri sebagai upaya ketahanan pangan.

"Yang paling memungkinkan untuk ditanam di lingkungan perkotaan itu ya sayur karena cepat berbuah dan panen bahkan bisa panen sebulan sekali," ujar Nyoman.

Hingga saat ini, Kampung Sayur memiliki 300 lebih tanaman sayur baik itu di media hidroponik, tasapot, tabulampot, dan lain-lain.

Untuk mempermudah dalam hal perawatan tanaman, kampung ini bekerjasama dengan Institut Teknologi Telkom Surabaya.

Dimana kini warga kampung sayur memiliki media tanam hidroponik modern dengan menggunakan tenaga solar panel.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved