Berita Lumajang

Salah Lafalkan Teks Pancasila, Ketua DPRD Lumajang Mundur dari Jabatan, Berikut Pengakuannya

Ketua DPRD Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin mundur dari jabatannya setelah dua kali gagal membacakan lima butir Pancasila

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Ketua DPRD Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin memutuskan mundur dari jabatan usai salah melafalkan teks Pancasila. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Ketua DPRD Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin mengumumkan diri mundur dari jabatannya usai salah melafalkan lima butir Pancasila.

Anang, saat itu gagal dua kali membacakan lima butir Pancasila secara sempurna saat menemui massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat melakukan aksi demo kenaikan harga BBM di ruang paripurna.

Menurut Anang tindakan mundur dari jabatan Ketua DPRD ini merupakan keputusan final yang diambil dari buah pemikirannya.

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, bahwa keputusan tersebut diambil tanpa ada intervensi dari pihak mana pun. Baginya orang tidak hafal Pancasila bukan orang salah, namun itu sangat tidak pantas jika dialami oleh seorang Ketua DPRD.

"Untuk mahasiswa tetaplah jadi alarm Indonesia. Tetaplah jadi pengingat kami semua," pesannya, Senin (12/9/2022).

Pesan yang disampaikan Anang, menjadi potret bahwa ia adalah anggota legislatif yang terbuka dengan kritikan.

Dia mendukung gerakan politik kaum muda. Baginya mereka yang turun ke jalan justru memperlihatkan bukti kepedulian anak muda terhadap kehidupan bernegara.

Selain memberikan pesan untuk mahasiswa, Anang juga meminta maaf kepada masyarakat. Dia menginginkan setelah mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang, kegaduhan salah ucap Pancasila bisa segera berakhir.

"Ucapan maaf tak terhingga kepada masyarakat, khususnya anggota DPRD, pemerintah dan elemen masyarakat atas insiden ini," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved