Surya Militer
10 Sniper Terbaik Kopasgat TNI AU Bersiap Amankan KTT G20 di Bali, Dilengkapi Senjata Hebat Ini
Sepuluh sniper terbaik Kopasgat TNI AU siap mengamankan acara KTT G20 di Bali. Mereka Dilengkapi Senjata hebat.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Adapun prajurit Kopasgat yang memperoleh hasil terbaik ialah letda Pas Budi Abdurrahman Mony, S.Tr (Han) mendapatkan peringkat ke-10 Besar dari 29 orang perwira, Serda Denny Yudha Pratama mendapatkan peringkat 5 besar dan Serda Nungky Putra Nur Hasan mendapatkan peringkat ke-6 dari 29 orang Bintara.
Profil Pasukan Kopasgat
Pasukan yang dikenal dengan baret jingga ini merupakan pasukan dari TNI dari matra udara, atau TNI AU.
Kopasgat TNI AU merupakan pasukan tempur yang bersifat infantri dengan format organisasi tempur yang khas bagi kebutuhan matra udara.
Kopasgat TNI AU menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem senjata matra udara.
Kopasgat memegang predikat pasukan khusus Angkatan Udara dan berkuliafikasi cukup lengkap di dunia.
Kopasgat sebagai pasukan pemukul siap diterjunkan di segala medan baik hutan, kota, rawa, sungai, maupun laut untuk menumpas semua musuh yang melawan NKRI.
Pasgat mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh pasukan khusus lainnya yaitu, Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara Depan (OP3UD) yaitu merebut dan mempertahankan pangkalan dan untuk selanjutnya menyiapkan pendaratan pesawat dan penerjunan pasukan kawan.
Warna Baret Jingga sendiri terinspirasi dari cahaya jingga saat fajar di daerah Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat daerah tempat pasukan ini ditempa.
Marsekal Muda TNI Eris Widodo pernah menjelaskan Kopasgat adalah satuan pasukan TNI AU yang dengan cepat dapat digerakan secara masif.
Mereka bertempur dengan khas matra udara untuk mendukung tugas AU secara umum tugas negara. Prajurit Kopasgat itu sejumlah kemampuan di antaranya, kemampuan tempur darat.
”Saat ini, kami telah menggelar sembilan batalyon komando di situlah kualifikasi tempur darat ada di situ.
Tugasnya adalah merebut, mempertahankan pangkalan udara karena pangkalan udara adalah center of gravity suatu kekuatan,” ucapnya.
Kemudian, kemampuan Pertahanan Udara (Hanud) yaitu melaksanakan pertahanan udara. Saat ini Paskhas memiliki persenjataan modern yaitu Oerlikon Skyshield.
Kemampuan lainnya yakni, Detasemen Matra yang merupakan khasnya Paskhas. Di Denmatra ini terbentuk tim-tim yang khusus dan khas yaitu pengendalian tempur.