Berita Surabaya

Tim Siber Polda Jatim Masih Dalami Kasus Kades di Gresik Tuduh Polisi 'Palak' Sopir

Polda Jatim masih mendalami pelaporan atas viralnya video sopir Pajero Sport yang cekcok menuduh petugas polisi memalak denda tilang

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: irwan sy
IST
Tangkapan layar video viral sopir Pajero terlibat perseteruan dengan anggota polisi di Tol Lebani Gresik. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id, SURABAYA - Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim masih mendalami pelaporan atas viralnya video sopir Pajero Sport yang cekcok menuduh petugas polisi memalak denda tilang seharga Rp 500 ribu.

Sosok Kepala Desa (Kades) Sumberrame, Wringinanom, Gresik, berinisial SW itu, dilaporkan atas pencemaran nama baik, sesuai UU ITE.

Pelapornya, adalah Brigadir SA, anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Jatim, yang menjadi tertuduh dalam momen video viral berdurasi 2 menit 20 detik itu.

Kades yang Tuduh Polisi Palak Sopir Rp 500 Ribu Dilaporkan Pelanggaran UU ITE

Plh Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Harianto Rantesalu membenarkan, Brigadir SA sudah melaporkan dugaan pelanggaran UU ITE yang diduga dilakukan terlapor SW, atas viralnya video tersebut, pada Minggu (4/9/2022).

Hanya saja, pihaknya masih belum merinci tahapan lanjutan pengusutan laporan tersebut.

Mulai dari kapan terlapor akan diagendakan menjalani pemeriksaan, hingga berapa orang saksi yang akan dijadwalkan melakukan pemeriksaan tersebut.

"Iya benar (ada laporan yang dibuat Brigadir SA dengan terlapor SW)," ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com (grup SURYA.co.id), Senin (5/9/2022).

Sebelumnya, viralnya video sopir Pajero Sport yang terlibat keributan di pinggir jalan tol karena menuduh petugas polisi memalak denda tilang seharga Rp500 ribu, kepada seorang sopir mobil pikap, berbuntut panjang.

Kabarnya, sopir mobil Pajero yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Sumberrame, Gresik, berinisial SW itu, dilaporkan atas pencemaran nama baik, sesuai UU ITE.

Pelapornya, Brigadir SA, merupakan anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Jatim.

Ia adalah sosok anggota polisi tertuduh dalam video berdurasi 2 menit 20 detik yang viral tersebut.

Laporan yang dibuat Brigadir SA terhadap SW dilakukan melalui Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin.

"Kalau diamankan belum (SW). Tetapi tadi, anggota memutuskan melaporkan yang bersangkutan berdasarkan UU ITE karena yang disampaikan melalui video tidak sebagaimana informasi yang sesungguhnya, karena ada tuduhan dan sebagainya," katanya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (4/9/2022). 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved