Berita Sidoarjo
Program Berkat Sayang, Ratusan Warga Miskin di Sidoarjo Dapat Makan Gratis dari Pemerintah
Terhitung ada 730 warga Sidoarjo yang masuk daftar penerima jatah makan dalam program Berkat Sayang yang diluncurkan Pemkab Sidoarjo
SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Warga miskin atau masyarakat kurang mampu di Sidoarjo mendapat jatah makan gratis dari pemerintah setempat.
Terhitung ada 730 warga Sidoarjo yang masuk daftar penerima jatah makan dalam program Berkat Sayang yang diluncurkan Pemkab Sidoarjo, Senin (5/9/2022).
Mereka adalah warga lanjut usia (lansia) miskin dan masyarakat terlantar atau hidup sebatangkara.
Secara simbolik, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor menyerahkan langsung bantuan makan itu kepada lima orang lansia di Desa Balongdoro dan Desa Ngampelsari di Kecamatan Candi, Sidoarjo dalam peluncuran program tersebut.
"Mbah, jenengan angsal daharan niki sabendinten, sedinten kale. Insya Allah angsal sampai tahun 2024, jenengan terami ngeh mbah," ujar bupati kepada lansia penerima manfaat program Berkat Sayang tersebut.
Dalam program ini, masyarakat penerima bakal dikirim makanan setiap hari dua porsi. Pemerintah juga sudah menyiapkan driver atau petugas pengantar makanan kepada para warga penerima setiap harinya.
“Ada sekitar 730 orang warga penerima program Berkat Sayang. Mereka mendapatkan makanan gratis setiap hari. Jatahnya dua porsi makanan dan sekali distribusi diberikan dua porsi menu makanan yang berbeda,” kata Gus Muhdlor, panggilan Ahmad Muhdlor.
Menurutnya, program Berkat Sayang merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat tidak mampu.
Program tersebut, lanjut Gus Muhdlor, akan diberikan selama dirinya menjabat atau hingga tahun 2024. Ia berharap kepeduliannya kepada masyarakat miskin dapat terus dilakukan.
Disebutnya, bahwa makanan yang diberikan kepada masyarakat penerima itu sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan. Porsi maupun proporsi sesuai yang dibutuhkan tubuh. Yang pasti makanan yang diberikan merupakan makanan yang sehat.
Gus Muhdlor juga meminta kepada penerima untuk tidak sungkan-sungkan menyampaikan keluhan makanan yang diterimanya. Bila ada pantangan makanan yang diterimanya dapat disampaikan langsung kepada petugas pengirim.
Pemkab Sidoarjo akan mengganti menu makanan sesuai yang diminta.
“Dengan begitu makanan yang diberikan dapat dikonsumsi, tidak terbuang percuma,” tandas Gus Muhdlor.