Berita KPop

Polemik Wamil BTS Kembali Diperdebatkan Pejabat Korea Selatan, Fans Sebut Pemerintah Pansos

Paling baru, Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong Sup berencana melakukan survei publik mengenai pengecualian wajib militer BTS.

Twitter/bts_bighit
Paling baru, Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong Sup berencana melakukan survei publik mengenai pengecualian wajib militer BTS. 

SURYA.CO.ID - Polemik wajib militer BTS kembali menjadi isu yang diperdebatkan oleh pejabat pemerintah Korea Selatan.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, pemerintah Korea Selatan berencana untuk membebaskan BTS dari wajib militer sejak beberapa tahun lalu.

Hal ini karena BTS dinilai membawa perkembangan dan kemajuan bagi Korea Selatan. Tak hanya dari sektor musik, namun juga ekonomi, kunjungan wisata, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Tak Hanya Bertalenta, Jimin BTS Banyak Menangkan Hati Penggemar karena Alasan Ini

Namun, rencana tersebut dianggap terlalu berlebihan oleh sebagian pihak dan tak relevan jika harus diterapkan untuk para artis.

Meski kabar tersebut telah sejak lama berhembus, BTS tak pernah sama sekali mengambil pusing.

Bahkan Seokjin, sebagai anggota tertua BTS, pernah mengatakan pada sebuah wawancara bahwa mereka akan tetap pergi melakukan wajib militer jika waktunya sudah tiba.

Paling baru, Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong Sup berencana melakukan survei publik mengenai pengecualian wajib militer BTS.

Melansir The Guardian, survei ini dilakukan sebagai salah satu faktor yang akan menentukan status militer anggota BTS.

Lee Jong Sup juga mengungkapkan jika kementeriannya juga bakal melihat sejumlah faktor lain, seperti dampak ekonomi, pentingnya dinas militer, dan kepentingan nasional secara keseluruhan.

Secara hukum, semua pria berbadan sehat di Korea Selatan harus menjalani wajib militer selama 18-21 bulan di bawah sistem wajib militer.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved