Senin, 27 April 2026

PENYEBAB Jari Brigadir J Putus Dibeber Dokter Forensik, Hasil Autopsi Ulang Bantah Temuan Kamaruddin

Penyebab jari Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat putus saat dibunuh di rumah Ferdy Sambo terungkap.

Editor: Musahadah
Kolase Antara dan Istimewa
Suasana pembongkaran makam Brigadir J. Temuan dokter forensik seusai autopsi ulang mengungkap penyebab jari Brigadir J putus. 

 "Kita bisa jelaskan dari hasil pemeriksaan kami, bagaimana arah masuknya anak peluru itu masuk ke dalam tubuh korban, serta bagaimana anak peluru itu secara sesuai keluar dari tubuh korban."

"Ada dua luka yang fatal yakni luka di dada dan kepala. itu sangat fatal," imbuh Ade.

Pengakuan Berbeda Pengacara Keluarga Brigadir J

Kamaruddin Simanjuntak (kiri), Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi (kanan). Kamaruddin Simanjuntak yang Siap Adopsi Anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Simak profil dan biodatanya.
Kamaruddin Simanjuntak (kiri), Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi (kanan). Kamaruddin Simanjuntak yang Siap Adopsi Anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Simak profil dan biodatanya. (Kolase Facebook dan Tribunnews)

Sebelumnya, Kuasa Hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J alias Brigadir Yosua, Komaruddin Simanjuntak mempertanyakan penyebab sejumlah luka sayat yang ada di tubuh Brigadir J, selain luka tembak.

Termasuk penyebab mengapa jari Brigadir J sampai putus.

Dia mempertanyakan apakah luka sayat hingga jari Brigadir J yang putus terjadi setelah ditembak atau bahkan sebelum ditembak?

Komaruddin Simanjuntak ditunjuk keluarga menjadi kuasa hukum untuk mengawal kasus baku tembak antara Brigadir J dengan Bharada E di kediaman Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) itu.

Komaruddin Simanjuntak mulai mendampingi keluarga Yosua, Kamis (14/7/2022).

Dia mengungkap sejumlah luka yang dialami kliennya.

Melalui diskusi di akun Youtube, Komaruddin Simanjuntak, Sabtu (16/7/2022) mengatakan ada beberapa bagian tubuh Brigadir J terdapat bekas pukulan hingga jahitan.

Kemudian di bawah tangannya ada luka robek diduga akibat benda tajam yang mengenai bagian bawah tangannya.

Selanjutnya, kejanggalan lainnya ada pada bagian kaki korban mengalami luka robek seperti di bawah tangan.

Padahal kalau tewas mengenakan seragam dinas, korban memakai kaos kaki.

 "Diduga lukanya karena pedang atau sangkur," katanya dalam Youtube yang diunggah Jaya Inspirasi dilansir dari wartakotalive.com.

Komaruddin juga mengungkap luka lainnya pada tubuh Yosua misalnya di bawah telinga ada luka robek sekira 10 centimeter atau sejengkal orang dewasa.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved