Kamis, 16 April 2026

Berita Lumajang

Ahli Gunung Api Tanggapi Dugaan Pemukiman Warga Lumajang Tenggelam Lava Semeru Akibat Human Error

Dugaan human eror di balik tenggelamnya pemukiman warga di Lumajang akibat letusan Gunung Semeru semakin menjadi isu santer.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: irwan sy
tony hermawan/surya.co.id
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi saat menjelaskan karakteristik letusan Gunung Semeru Lumajang. 

Nah, secara ilmu fisika, saat melewati jalur yang sempit kecepatan lava menjadi meningkat, sehingga saat keluar dari jalur yang sempit, material lava terjadi penyebaran aliran.

"Setelah keluar dari sungai di bawah Gladak Perak, lava itu menyebar karena menemukan ruang yang lebih luas, sehingga alirannya menutupi sungai," kata Dwa.

Dwa menambahkan, penyebab Dusun Kamar Kajang dan Kampung Renteng terendam lahar karena saat itu ada dua macam aliran yang meluncur ke sungai.

Aliran pertama membawa material berat berupa pasir dan batu-batu besar.

Sedangkan, aliran kedua membawa material air.

Setelah aliran pertama memenuhi sungai,  aliran kedua berupa air menjadi pemicu lava meluber ke pemukiman.

Sebab, sifat air selalu mengalir ke tempat yang rendah.

Dwa menyarankan agar pemerintah menelaah ulang dugaan human eror.

Salah satunya, yaitu menggali tanggul yang dianggap sebagai penghambat aliran lahar.

Jika dilakukan penggalian tanggulnya masih utuh, maka kemungkinan adanya tanggul tersebut memang menjadi pemicu aliran lava berbelok ke pemukiman.

Selain itu, Dwa juga menyarankan pemerintah memeriksa kembali dokumen Amdal milik perusahaan yang melakukan aktivitas tambang di sekitar Dusun Kamar Kajang dan Kampung Renteng.

Hal ini untuk membuktikan mekanisme kerja yang dilakukan perusahaan sudah sesuai dengan yang direkomendasikan untuk meminimalisir adanya kerusakan lingkungan.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved